Debut Pelatih, Budiman Atur Ulang Komposisi Pemain Bandung United

Perubahan komposisi pemain mulai ditunjukan Bandung United usai dinahkodai pelatih anyar, Budiman Yunus. Contohnya, saat menjamu Babel United di Stadion Siliwangi, Kamis (12/9/2019), tim satelit Persib Bandung itu banyak menurunkan para penggawa asli Jawa Barat, seperti Ade Candra, Aang Suparman, Budiawan, Puja Abdillah, Agung Mulyadi, Wildan Ramdani, dan Tantan.

Bukan tanpa alasan, juru taktik anyar Bandung United, Budiman Yunus rupanya membeberkan alasan kenapa dirinya menurunkan komposisi tersebut. Bukan lantaran pilih kasih, Budiman menegaskan, para pemain tersebut memang memiliki kualitas bermain yang baik untuk diturunkan menjadi starter.

“Saya ada beberapa pertimbangan karena memang secara kualitas mereka lebih baik dari yang ada. Aang main di situ karena Fafa akumulasi. Saya tidak tidak melihat dia orang Bandung, Medan, atau Aceh, ini Blitar Bandung United,” ungkap Budiman, Jumat (13/9/2019).

“Siapapun yang terbaik itu yang akan saya pasang. Jadi di sini, saya tekankan pada pemain, jangan ada jarak. Kalian adalah Bandung United, satu atap, satu sakit, semua sakit. Tidak ada saya anak emaskan, mau anak Bandung, atau bukan. Yang terbaik akan saya pasang,” lanjutnya.

Sayangnya, di laga debutnya sebagai pelatih pengganti, tim asuhan Budiman harus menelan pil pahit lantaran Bandung United harus mengakui keunggulan Babel United dengan skor akhir 0-1.

Kendati demikian, Budiman enggan meratapi kekalahan tersebut. Budiman menegaskan, hasil minor tersebut bakal menjadi evaluasi dirinya untuk memaksimalkan kekuatan yang dimiliki Bandung United agar terhindar dari zona degradasi.

“Bagi saya karena ini putaran kedua, mungkin ini ada satu beban. Namun ini tantangan buat saya, tapi di laga pertama ini saya merasa kurang bagus start-nya, dan saya juga tidak bisa apa-apa karena memang pemain sudah ada. Transfer window sudah di tutup, jadi saya memanfaatkan pemain yang ada. Sekarang saya harus berpikir ekstra, karena memang posisinya, pemainnya, kualitasnya seperti itu. Tapi saya berusaha memaksimalkannya,” ujar Budiman.