Rudy Eka Priyambada Mendirikan Akademi Sepak Bola Setelah Mengantongi Lisensi AFC Pro

Rudy Eka Priyambada telah lulus dari kursus kepelatihan AFC Pro. Mantan pelatih fisik Persebaya dan pelatih kepala PS Tira (kini Tira Persikabo) itu telah mengantongi lisensi tertinggi dalam dunia kepelatihan sepak bola bersama nama-nama lain.

Beberapa di antara pelatih yang juga mengantongi lisensi itu melanjutkan kiprahnya menangani tim. Sebut saja Aji Santoso (PSIM Yogyakarta), Yeyen Tumen (Timnas Indonesia), Djadjang Nurdjaman (Barito Putera), Wolfgang Pikal (Persebaya Surabaya), Nilmaizar (Persela Lamongan).

Hal berbeda dialami Rudy Eka Priyambada yang sampai saat ini masih menganggur. Dia dilepas oleh Persebaya pada Juni lalu. Sempat menangani Persipa Pati di Liga 3 Jawa Tengah, dia kemudian tidak melanjutkan kiprahnya lagi.

“Saya sempat menjalani empat pertandingan di Persipa. Hasilnya dua menang, satu seri, dan satu kalah. Itu kebetulan membantu teman yang sedang membangun sepak bola di Pati,” kata Rudy kepada Bola.com.

Teman yang dimaksud oleh Rudy Eka Priyambada adalah Saiful Arifin yang merupakan Wakil Bupati Pati saat ini. Menurut Rudy, Saiful Arifin adalah sosok yang sedang getol membangun sepak bola di daerah asalnya.

Seperti ASIFA

Melihat niat itu, pelatih berusia 36 tahun itu kemudian mengusulkan kepada Saiful Arifin untuk mendirikan akademi sepak bola di Pati. Selama ini tak banyak daerah di Jawa Tengah yang telah memiliki sebuah wadah pembibitan sepak bola.

“Kami berniat mendirikan akademi seperti ASIFA (akademi sepak bola milik Aji Santoso). Kalau di Jawa Timur, saya pikir memang sudah banyak. Selama ini, semua orang tahu Jawa Timur salah satu gudang sepak bola nasional,” ucap Rudy Eka Priyambada.

ASIFA merupakan akademi yang didirikan Aji Santoso dan berbasis di Malang. Akademi ini telah melahirkan banyak pemain berbakat. Satu di antaranya adalah Saddil Ramdani, eks Persela Lamongan yang kini berkarier di Malaysia bersama Pahang FA.

“Nah, Jawa Tengah saya pikir belum memiliki akademi seperti itu. Saya dan Pak Saiful mendirikan akademi dengan nama Safin-REP, itu singkatan nama kami. Sekarang sedang berjalan untuk mengurus berbagai kebutuhannya,” imbuh Rudy.

Tunggu Tawaran Melatih

Dalam beberapa kali kesempatan, Rudy berkunjung ke Pati untuk melihat perkembangan rencana pendirian akademi itu. Dia menyebut sudah ada sebidang tanah di Pati yang akan dibangun sebagai penunjang fasilitas nantinya.

“Insyaallah, pertengahan tahun depan kami sudah membuka pendaftaran. Sekarang tanahnya masih kosong, belum dibangun. Dalam waktu dekat kami membangun lapangan, mes pemain, dan fasilitas lainnya,” tutur Rudy.

Sambil menunggu akademi tersebut diresmikan, Rudy masih menganggur. Dia tetap akan menerima tawaran dari klub jika diminta untuk menjadi pelatih lagi.

“Semoga dalam proses ini, saya mendapat tawaran. Kalau memang ada dan cocok, tidak akan saya tolak. Sambil berjalan, saya juga akan menerapkan ilmu yang sudah didapat di AFC Pro,” ujar pelatih yang pernah berkarier di Bahrain itu.