Lini Depan & Belakang Barito Putera Belum Seimbang

Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman menyesalkan kegagalan mempertahankan keunggulan ketika bermain imbang 2-2 melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (14/9) sore WIB.

Barito Putera sempat unggul dua gol lebih dulu, sebelum akhirnya Madura United bangkit. Djadjang mensyukuri raihan empat angka dalam dua laga tandang, serta menjebol gawang lawan lima kali. Hanya saja, kelemahan di barisan pertahanan menjadi sorotan.

“Kami mengucapkan syukur, target meraih poin di laga away berhasil terpenuhi. Walaupun sebenarnya kami hampir pulang dengan tiga poin. Sangat disayangkan kami kebobolan dua gol, dan rentangnya hanya beberapa menit. Itu berarti kami masih lemah dalam konsentrasi, kami akan perbaiki itu,” tutur Djanur, sapaan Djadjang.

“Memang ada kemajuan buat kekuatan kami di lini depan, tetapi itu tidak dibarengi dengan pertahanan, karena kami kebobolan terlalu banyak dalam dua pertandingan itu. Kalau saja wasit lebih jeli, tadi penalti kedua juga dianggap Nazar [Nurzaidin] kena tangan, padahal paha.”

Kendati demikian, Djanur memberikan apresiasi kepada pemainnya, terutama wajah baru. Menurut Djanur, kehadiran pemain baru menambah kekuatan tim, meskipun masih ada kelemahan, terutama di sektor pertahanan.

“Soal pemain asing, bisa dilihat kontribusi mereka. [Francisco] Torres dan Cassio [De Jesus] juga baru tampil pertama kali. Rasanya kami tidak salah mengambil mereka berdua. Cassio selain berteknik, juga mampu menjadi leader di belakang,” imbuhnya.

Pria asal Majalengka ini langsung menatap laga selanjutnya melawan Bhayangkara FC Rabu (18/9). Baginya setiap laga sangat penting bagi Barito Putera untuk tetap berada di kompetisi kasta tertinggi.

“Bukan perkara mudah, karena terakhir kali main di kandang kami kalah 4-0 lawan Persipura Jayapura. Secara mental kami akan coba benahi hal ini, tapi secara permainan saya optimis, karena tim sudah menunjukkan ada perkembangan. Mungkin kondisi pemain sedikit kecapekan,” pungkasnya. (gk-62)