Teco Berpeluang Juara Back-to-Back, Wawan Hendrawan Siap Gantikan Andritany

Perjalanan Bali United di putaran pertama Liga 1 2019 mulus. Mereka sukses menjadi yang terbaik dengan koleksi 40 poin.

Dari 16 pertandingan yang dilakoni Stefano Lilipaly dkk., 13 kemenangan, sekali hasil imbang, dan dua kali menelan kekalahan, menjadi rapor mereka. Tim berjulukan Serdadu Tridatu itu menjadi satu-satunya tim yang sudah membukukan kemenangan dengan angka dua digit.

Alhasil, Bali United semakin memperkuat posisinya sebagai calon juara Liga 1 2019, gelar yang hampir mereka raih pada 2017.

Untuk mendapatkan trofi di akhir musim, Bali memiliki modal. Kedalaman skuatnya mampu menjaga kestabilan tim meski beberapa pemain pentingnya absen.

Terlebih lagi, komposisi pemain Bali United saat ini kental dengan gen juara. Pertama, dari sosok tim juru taktik. Pelatih kepala Stefano Cugurra alias Teco dan pelatih fisik Yogi Nugraha adalah dua nama yang berkontribusi besar kala Persija menjuarai Liga 1 2018.

Kedua, dari sisi pemain. Total ada empat nama yang pernah merasakan juara Liga 1. Gunawan Dwi Cahyo dan Michael Orah mengantarkan Persija juara Liga 1 2018. Paulo Sergio dan Ilija Spasojevic membawa Bhayangkara juara pada musim 2017.

Teco berpeluang meraih gelar back-to-back atau dua kali juara berturut-turut. Sementara kiper Wawan Hendrawan siap menggantikan peran Andritany Ardhiyasa saat bersama Teco juara Liga 1.

Kala itu, Andritany menjadi kiper andalan Persija yang membuat Persija menjadi tim terbaik angka kebobolannya, yaitu hanya 36 kali kebobolan.

Saat ini, status terbaik disandang Bali United dengan Wawan sebagai kipernya. Mereka baru kemasukan 11 gol yang berarti menjadi angka terminim saat ini.

Meski memiliki potensi juara, Teco mengingatkan bahwa perjalanan timnya masih panjang. Masih banyak kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan.

“Masih banyak pertandingan, artinya masih banyak poin bisa kami raih. Yang bisa kami lakukan adalah kerja lebih keras di putaran kedua nanti,” tutur Teco usai timnya mengikuti laga Trofeo Hamengku Buwono X di Stadion Mandala Krida Yogyakarta (8/9/2019).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*