Pemain Kelahiran 2001 Dibutuhkan Timnas U-19

Perihal usia menjadi fokus pelatih timnas U-19, Fakhri Husaini, menjelang terjun di Kualifikasi Piala Asia U-19 2020. Jika saat ini skuatnya didominasi oleh pemain kelahiran 2002 atau tahun ini baru 17 tahun, ia ingin kondisinya terbalik.

Pelatih asal Aceh itu ingin agar skuat Indonesia U-19 diisi oleh mayoritas pemain kelahiran 2002 atau tahun ini berusia 18 tahun. Menurutnya, perbedaan satu tahun diusia junior sangat berefek pada kekuatan fisik dan mental.

“Saya berharap masih bisa menemukan pemain, terutama kelahiran 2001. Negara-negara lain saya melihat sangat memanfaatkan betul hal itu,” ucap Fakhri kepada Bolalob.

“Semantara saat kami main di AFF (U-18 2019), pemain yang reguler main kelahiran 2001 kan hanya tiga, yaitu Beckham (Putra Nugaraha), Dewangga (Alfeandra), dan Rizky Ridho. Sisanya kelahiran 2002 semuanya,” katanya melanjutkan.

Menurut Fakhri, jika ada tambahan pemain nantinya, besar kemungkinan bakal diisi oleh pemain kelahiran 2001. Tentu hal itu harus ditunjang oleh kemampuan yang sesuai standar pelatih.

“Faktor umur akan menjadi salah satu aspek yg menjadi dasar pemilihan pemain tambahan. Jujur saja saya berharap tim ini diisi dengan 50-50 atau 60-40 lebih banyak tim kelahiran 2001. Sekarang kan hampir 70 persen masih tergantung pada tim 2002,” tutur eks playmaker timnas itu.