Kebobolan 6 Kali dalam 2 Laga, Andritany Dibela Simon Mcmenemy

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa jadi pemain yang paling disorot dalam dua laga Grup G Pra-Piala Dunia (PPD) 2022 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Dalam dua pertandingan melawan Malaysia (5/9) dan Thailand (10/9), Andritany harus enam kali memungut bola dari gawangnya. Saat melawan Malaysia, Indonesia kalah 2-3, lalu pada pertandingan melawan Thailand, skuat Garuda takluk dengan skor, 0-3.

Hasil itu membuat banyak pihak menyoroti kinerja Andritany dalam dua laga tersebut. Namun, pelatih Timnas Indonesia Simon Mcmenemy membela anak asuhnya itu.

Menurut Simon, Andritany sudah berusaha bermain baik. Dia mengatakan tidak mudah untuk bermain di bawah tekanan seperti yang dirasakan Andritany usai pertandingan melawan Malaysia.

“Sebenarnya bukan hanya Andritany yang bermain di bawah tekanan, tapi semuanya. Kami bermain di depan 260 juta penduduk Indonesia. Dia penjaga gawang Persija dan sudah sering bermain di depan stadion yang dipenuhi penonton,” kata Simon.

Simon mengatakan posisi penjaga gawang dalam tim sepak bola memang sangat dilematis. Mantan juru taktik Bhayangkara FC itu pun kecewa dengan sikap suporter yang meneriaki Andritany usai Thailand mencetak gol kedua lewat penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Therathon Bunmathan.

“Seorang penjaga gawang bisa membuat empat sampai lima saves dalam satu pertandingan, tapi saat membuat satu kesalahan semua orang menimpakan kesalahan kepada dia. Terkadang dia dianggap sebagai pahlawan, tapi dalam satu kesempatan dengan mudahnya dia mendapat cacian. Saya rasa dia tidak layak mendapat teriakan ‘booooo’ dari penonton,” ujar Simon.