Timnas Indonesia U-19 Kembali Hadapi Iran di Yogyakarta, Fakhri Husaini Tetap Gunakan Pelapis

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini, mengaku akan kembali menggunakan pemain-pemain yang minim kesempatan bermain pada laga uji coba kedua melawan Iran di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (11/9/2019).

Menurut Fakhri Husaini, hal itu dilakukan agar semua pemain Timnas Indonesia U-19 mendapatkan kesempatan yang sama. Bagi Fakhri, ada hal yang lebih berarti ketimbang hasil pertandingan pada laga uji coba melawan Iran.

“Ini pertandingan uji coba. Buat kami ada hal yang lebih penting dibandingkan berusaha untuk memainkan pemain-pemain yang selama ini sudah sering bermain,” kata Fakhri Husaini usai pertandingan.

“Kami masih punya 10 sampai 12 pemain yang belum bermain. Saya akan tetap memberikan kesempatan buat pemain yang belum bermain maka mereka akan tampil pada pertandingan di Yogyakarta,” ujar pelatih berusia 51 tahun itu.

Pada laga uji coba pertama di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (7/9/2019), Fakhri Husaini menggunakan mayoritas pemain berbeda dari di Piala AFF U-18 2019 lalu. Fakhri baru memasukkan pemain andalannya pada babak kedua.

Walhasil, Timnas Indonesia U-19 akhirnya menelan kekalahan 2-4 dari Iran pada laga tersebut. Gol Iran dicetak Yasin Salmani (14′-penalti), Ali Sobhani (50′), Aria Barzegar (58′), dan Mahdi Hashemnezhad Rahimabadi (60′). Sementara itu, gol Timnas Indonesia dicetak Fajar Fathur Rachman (48′) dan Bagus Kahfi (85′).

Persiapan Menuju Asia

Sebanyak dua laga uji coba yang digelar Timnas Indonesia U-19 melawan Iran merupakan persiapan menuju Kualifikasi Piala AFC U-19 2020. Timnas Indonesia U-19 berada di Grup K bersama Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste, sedangkan Iran U-19 berada di Grup D bersama Uni Emirat Arab, Kirgistan, dan Nepal.

Seluruh pertandingan Grup K akan digelar di Indonesia. Hal ini tentu menjadi keunggulan buat Timnas Indonesia U-19 karena bermain di depan pendukungnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*