PSSI Beri Penghargaan Untuk 20 Pelatih Indonesia Lulusan Lisensi AFC Pro

PSSI memberikan penghargaan kepada 20 pelatih tanah air yang lulus lisensi AFC Pro. Acara tersebut dilangsungkan di Hotel Atlet Century, Senayan, Jumat (6/9), malam WIB.

Menurut sekjen PSSI Ratu Tisha, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari pihaknya. Ia sadar untuk mendapatkan itu tidak mudah karena sejumlah tahapan harus dilalui.

Apalagi, lisensi AFC Pro baru pertama kali dilaksanakan di tanah air. Makanya, wajar bila PSSI memberikan penghargaan kepada para pelatih yang sudah mendapatkan lisensi tersebut.

“Ini merupakan satu terobosan besar karena banyak negara yang menantikan hal ini. Seperti yang saya sampaikan ada tiga hal yang dilihat dalam sepakbola. Pertama pelatih, kedua wasit, ketiga pemain. Berapa banyak pelatih kita yang bisa bersaing di level tertinggi? berapa banyak wasit kita yang bisa bersaing di level tertinggi? Berapa banyak pemain kita yang bisa bersaing di sana,” kata Tisha.

“Tapi kita lupa saat kita membicarakan pemain teorinya itu ya best coach ya best player. Tanpa ada pelatih terbaik kita tidak bisa mendapatkan pemain terbaik pula. Jadi PSSI sangat berterimakasih atas partisipasi para pelatih yang ikut di lisensi pro ini di PSSI. Semoga ilmunya dapat berguna, dan implementasikan kepada diri sendiri dan Indonesia,” tambahnya.

Sedangkan pelatih timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri, yang juga mendapatkan lisensi AFC Pro tersebut mengaku sangat senang dengan penghargaan ini. Ia berharap kursus kepelatihan tersebut dapat terus dilaksanakan.

“Jangan berhenti di generasi pertama ini. Kalau bisa lebih banyak lagi dan kalau tidak salah Januari [2020], sudah ada generasi kedua akan dimulai. Dan tidak hanya lisensi AFC Pro saja yang kita butuhkan, tapi kita butuh pelatih berlisensi A, B, C, dan D,” ucap Indra.