Timnas Malaysia Pulang ke Hotel Naik Barracuda, 2 Suporter Harimau Malaya Cedera

Kondisi yang tak memungkinkan setelah pertandingan Timnas Indonesia versus Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis malam (5/9/2019), memaksa aparat keamanan Indonesia menggunakan kendaraan taktis (rantis) yang sudah disiapkan untuk mengantar Timnas Malaysia pulang ke hotel tempat tim menginap selama berada di Jakarta.

Timnas Malaysia menginap di Hotel Mulia, yang sebenarnya hanya berjarak beberapa ratus meter dari venue pertandingan. Namun, aparat keamanan tak ingin mengambil risiko.

Padahal, saat perjalanan sebelum pertandingan menuju ke SUGBK, Safawi Rasid dkk. diantar menggunakan moda bus. Kendati, Polda Metro Jaya tetap menyiapkan rantis sebagai bagian prosedur keamanan.

Media massa Malaysia, Berita Harian, menulis ada lima rantis jenis barracuda, yang disiapkan pihak keamanan Indonesia untuk mengangkut seluruh skuat Harimau Malaya meninggalkan SUGBK.

Setelah barracuda bergerak meninggalkan area GBK, bus yang sebelumnya mengangkut Timnas Malaysia ikut meninggalkan area stadion, untuk mengelabuhi pendukung Timnas Indonesia yang masih berada di kompleks stadion.

Kejadian pemain Timnas Malaysia diangkut menggunakan barracuda selepas laga kontra Tim Merah-Putih di Jakarta ini jadi ketiga kalinya.

Insiden pertama terjadi setelah final Piala AFF 2010, setelah itu pasca partai final SEA Games 2011.

Secara khusus, “pengalaman” menaiki rantis selepas pertandingan kali ini jadi yang pertama bagi mayoritas pemain di Timnas Malaysia saat ini. Sudah tentu, insiden semacam ini tak mereka harapkan.

2 Suporter Cedera

Perlakuan tak nyaman tak hanya dirasakan pemain Timnas Malaysia. Kalangan pendukung yang melakoni tur tandang ke Jakarta, merasakan langsung insiden kerusuhan yang dilakukan oknum pendukung Timnas Indonesia itu.

Berita Harian melaporkan, setidaknya dua pendukung Harimau Malaya mengalami cedera akibat insiden tersebut.

Satu di antara yang mengalami cedera itu, patah tulang tangan, akibat terjatuh dalam upaya menyelamatkan diri saat kericuhan pecah.

Korban yang bernama Izhar Atan itu dikabarkan sudah menjalani perawatan di satu di antara rumah sakit di Jakarta.

Sementara satu lagi korban mengalami cedera di bagian kepala setelah terkena lemparan benda yang diduga dilakukan oknum suporter tuan rumah.

Di sisi lain, ratusan suporter Timnas Malaysia sempat dievakuasi ke area dalam stadion. Mereka baru bisa meninggalkan SUGBK sekira jam 00.45 WIB, Jumat dini hari (6/9/2019).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*