Persis Siap Lahir Batin Menghadapi Persik Tanpa Pasoepati

Persis Solo dipastikan tak didukung kelompok suporter Pasoepati saat menantang Persik Kediri pada Liga 2 2019 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (6/9/2019).

Polres Kediri Kota melarang pendukung Persis Solo datang ke Kediri, menyusul kerusuhan antarsuporter Persik dengan PSIM Yogyakarta pada, Senin (2/9/2019).

Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, menyatakan anak asuh Choirul Huda itu telah siap lahir batin melakoni laga krusial penentu pimpinan klasemen sementara Grup Timur ini.

“Sejak kami jadi musafir di Madiun, pemain sudah terbiasa bertanding tanpa dukungan suporter. Jadi, mental mereka sudah teruji. Meski, kami menyayangkan insiden yang berimbas pada larangan untuk Pasoepati ini,” tutur Langgeng.

Padahal, lanjut mantan pentolan Pasoepati ini, kalangan suporter telah menggalang rencana untuk berangkat ke Kediri.

“Dari data DPP Pasoepati, ada suporter yang siap berangkat ke sini (Kediri). Setelah datang surat larangan dari Polres Kediri, rencana itu dibatalkan,” katanya.

Tak Gentar

Ugik Sugiyanto mewakili rekan di Persis Solo tak keder dengan kedigdayaan Persik.

“Persik tim bagus. Kami siap meladeni permainan cepat mereka. Kami harus bisa mencuri poin di sini,” ujarnya.

Berkaca dari laga pramusim di Kediri (27/4/2019), Laskar Sambernyawa optimistis bisa mengulangi keberhasilan dengan mengalahkan Faris Aditama dkk. pada duel nanti.

“Kondisi kami dan Persik saat ini telah berubah. Tapi, kemenangan uji coba lalu bisa jadi modal motivasi kami pada pertandingan nanti,” ucap Ugik.