Manajemen PSM Ungkap Alasan Melepas Eero Markkanen

PSM Makassar akhirnya buka suara terkait alasan mereka melepas sang striker Eero Markkanen pada jendela transfer putaran kedua Liga 1 2019. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin.

Seperti diketahui, PSM kedatangan pemain asing baru dari Persebaya Surabaya, Amido Balde yang telah resmi menjadi bagian tim Juku Eja pada Sabtu (31/8/2019). Masuknya Balde ke dalam skuat PSM, membuat mereka saat ini dihuni oleh empat pemain asing.

Kouta pemain asing di Liga 1 yang seharusnya hanya boleh diisi oleh tiga pemain, membuat PSM pun harus merelakan satu pemainnya yang didepak dalam skuat.

Manajemen PSM memilih Eero Markkanen sebagai pemain yang dilepas pada putaran kedua Liga 1 2019. Alhasil, kuota pemain asing tim Juku Eja diisi oleh Aaron Evans, Wiljan Pluim, Marc Klok dan Amido Balde.

Hal inilah yang menjadi alasan PSM merelakan Eero Markkanen terlempar dari skuat mereka. Selain itu, diungkapkan oleh CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, Eero Markkanen dianggap tak memenuhi ekspetasi klub sebagai seorang striker.

“Pada saat kita mendapatkan empat pemain asing, maka Eero Markkanen otomatis keluar dari tim. Balde sudah didaftarkan dan ini hasil rekomendasi pelatih,” kata CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin.

“Dari hasil evaluasi pelatih, Markkanen tidak memenuhi target. Sehingga tim pelatih memberi masukan untuk mencari pemain lain. Akhirnya kami ketemulah dengan Balde,” beber Munafri.

Terkait status dari Eero Markkanen, PSM pun membuka peluang bagi klub-klub yang menginginkan jasa dari Markkanen.

“Opsinya masih tetap terbuka, kita selesai atau memang ada yang mau pinjam silahkan. Tapi di PSM kalau ada satu pemain masuk, secara sendirinya satu akan gugur,” kata Munafri.