DPP Brajamusti Minta Maaf soal Insiden Bentrokan di Kediri

Perwakilan DPP Brajamusti turut mengucapkan permohonan maaf atas insiden kericuhan yang terjadi di laga PSIM Yogyakarta vs Persik Kediri. 

Laga menarik antara Persik Kediri melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (03/09/19) harus diakhiri dengan kejadian tak mengenakan. Suporter kedua tim terlibat bentrokan hebat yang mengakibatkan korban luka dan kerusakan puluhan kendaraan.

Kejadian itu bermula dari saling lempar botol dan air mineral beberapa saat jelang pertandingan selesai. Namun, bentrokan meluas hingga di sekitar stadion yang membuat suporter tim tamu tertahan hingga siang keesokan harinya.

Bentrokan tersebut sangat disesalkan berbagai pihak. Apalagi hampir sepanjang pertandingan, kondisi di dalam stadion cukup kondusif.

Suporter kedua tim saling menyapa dengan nyanyian. Bahkan mereka juga menunjukkan keharmonisan yang luar biasa sebelum adanya insiden di pengujung laga.

Perwakilan DPP Brajamusti, Fandi, menyayangkan kejadian tersebut. Pihaknya juga turut mengucapkan permohonan maaf atas insiden yang terjadi.

“Kami perwakilan DPP Brajamusti yang pertama ingin meminta maaf kepada suporter Persik dan seluruh masyarakat Kota Kediri atas insiden yang terjadi. Kami memohon maaf kepada seluruh elemen yang ada,” kata Fandi yang juga didampingi pengurus lainnya.

“Kami selaku DPP Brajamusti siap untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang kami lakukan sesuai undang-undang yang berlaku. Itu yang bisa kami sampaikan,” tambahnya.