Apa Alasan Persija Tak Lepas Bruno Matos ke Persebaya?

Persija Jakarta tak mengizinkan Bruno Matos hengkang ke klub rival. Persija masih memegang kontrak pemain asal Brasil itu hingga akhir musim

Saat ini Bruno Matos memang resmi tak lagi bermain di Persija. Ia bersama Steven Paulle menjadi pemain yang tercoret dari Macan Kemayoran. Posisi Matos pun sudah digantikan Joan Tomas.

Tapi dalam kesepakatan, Persija akan memutuskan kontrak Matos, jika sang pemain kembali ke Brasil. Akan berbeda jika sang pemain memilih terus bermain di Indonesia.

Beberapa hari yang lalu, tersiar kabar Bruno Matos bakal merapat ke Persebaya Surabaya. Akan tetapi, CEO Persija, Ferry Paulus menolak rencana tersebut.

“Beberapa hari sebelum kami memutuskan untuk mendatangkan dua pemain baru, kami sudah sepakat untuk tidak lanjut lagi dengan Bruno Matos dan Steven Paulle,” kata Ferry Paulus di Hotel Aston, Bekasi, Sabtu (31/8/2019).

“Kemudian, Bruno Matos sebenarnya mau pulang ke Brasil. Kalau dia pulang ke Brasil, pasti kami setujui. Lalu ada opsi juga untuk menawarkan dia bermain bersama klub-klub Indonesia, tetapi dia tetap memilih keluar dan kembali ke Brasil,” ia menambahkan.

Ternyata, pada perkembangannya Bruno Matos ingin bermain di salah satu klub yang ada di Indonesia. Menilik hal tersebut,, Matos yang masih dikontrak Persija, tak bisa asal memilih klub. Pasalnya, Matos akan berstatus pinjaman, terkecuali ada klub yang membayar transfer sang pemain ke Persija.

“Kalau dia mau bermain (di Indonesia), tentunya kami akan memilih klub mana yang kami tunjuk untuk Bruno Matos. Kenapa, karena dia pemain kami,”

“Tidak ada sejarahnya dalam sepak bola Real Madrid meminjamkan pemainnya ke Barcelona. Lalu Liverpool memberikan pemainnya ke Manchester United, atau sebaliknya. Jadi dia tidak bisa memilih klub di Indonesia karena dia merupakan pemain kami,” tambahnya.

“Sekali lagi kami akan lepas dia kalau mau pulang ke Brasil. Kalau dia mau bermain di Indonesia, ya harus ikuti aturan kami,” ujar Ferry.

“Pasti kami tidak akan kasih izin dia (ke Persebaya), itu malapetaka. Tidak ada tendensi seperti apa antara Persija Jakarta dengan Persib Bandung ataupun Persebaya Surabaya,” tuturnya.