Tidak Ada Pemain Inti Atau Cadangan Di Timnas Indonesia U-16

Timnas Indonesia U-16 diinginkan pelatih Bima Sakti memiliki kedalaman skuad yang memadai. Dalam artian, setiap pemain bisa saling menutupi, dan tidak ada jarak kualitas yang jauh antarpemain.

Sebagaimana diketahui, timnas U-16 akan terjun pada Kualifikasi Piala Asia U-16 2020. Indonesia sendiri menjadi tuan rumah, dan kini tengah mengikuti turnamen yang diselenggarakan di Qatar.

Bima juga memastikan, saat ini dirinya makin mengetahui komposisi pemain yang harus diterjunkan pada kualifikasi tersebut. Yang pasti, tidak ada status pemain yang dibeda-bedakan oleh Bima.

“Kerangka tim sudah saya kantungi untuk Kualifikasi Piala Asia U-16. Tapi kami selalu menganggap semua pemain itu penting, tidak ada pemain inti atau cadangan,” urai Bima.

“Kami berjuang demi negara, dan bermain sesuai dengan kebutuhan tim. Siapa pun yang main harus siap,” sambung mantan gelandang dan kapten timnas Indonesia tersebut.

Turnamen di Qatar, tepatnya di Doha, dinilai Bima menjadi ujian penting untuk para pemainnya, juga timnya. Indonesia sempat dikalahkan tuan rumah Qatar, dan mengalahkan Maladewa.

“Kami akan terus asah mereka, terutama pada bagian mental bermain. Turnamen ini sangat penting bagi tim untuk menemukan kekompakan, dan saling pengertian antar individu sehingga bisa berjalan baik dalam pengaplikasian taktik.”