Pembentangan Bendera Merah Putih Raksasa Warnai Laga Arema vs PSIS

Bendera Merah Putih raksasa berkibar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, beberapa saat sebelum laga Arema FC vs PSIS Semarang, pada Sabtu malam (31/8/2019).

Bendera Merah Putih dengan ukuran 100×60 meter ini dibentangkan, setidaknya dengan bantuan 600 orang untuk membawa kain kombinasi dua warna, yakni merah dan putih. Sejumlah 300 orang membawa kain berwarna merah berada dari sisi utara lapangan, sedangkan 300 orang lainnya yang membawa kain berwarna putih.

Kemudian keduanya memasuki lapangan dari dua sisi dan membentangkan bendera merah putih raksasa dari kombinasi dua warna kain, yakni merah dan putih. Pembentangan bendera merah putih raksasa ini diiringi dengan nyanyian lagu-lagu nasional seperti Bagimu Negeri dan Indonesia Tanah Air Beta.

Media Officer Arema FC Sudarmadji mengatakan pembentangan bendera raksasa merah putih ini merupakan ide dari suporter Aremania. Mengambil tema One Soul One Nation, para pembawa bendera tak hanya melibatkan unsur suporter saja.

“Jadi tidak hanya para Aremania saja, tapi beragam unsur ada dari ormas Banser, TNI, Polri, mahasiswa, FKPPI. Tujuannya menimbulkan persatuan dan kesatuan Indonesia,” ungkap Sudarmadji, saat ditemui Okezone, Sabtu (31/8/2019) malam WIB.

Menurutnya, pembentangan bendera merah putih ini merupakan wujud perayaan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke 74. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menggugah rasa nasionalisme rekan-rekan Aremania dan seluruh penonton yang hadir di laga Arema FC vs PSIS.

“Memang sudah dua minggu lalu kita sosialisasi untuk pembentangan bendera raksasa itu. Sudah dikomunikasikan juga dengan operator, sehingga tidak ada yang melanggar regulasi,” bebernya.

Selain pembentangan bendera, di saat yang bersamaan Arema meluncurkan anthem yang berjudul Kita Saudara.

“Kalau lagu ini sudah diumumkan beberapa bulan yang lalu. Memang peluncurannya sedikit mundur karena beberapa alasan,” tukasnya.