Berat Hati Persija Lepas Status ‘Tim Ibu Kota’

Persija Jakarta terancam bakal melepas label sebagai klub asal ibu kota. Namun begitu, predikat tersebut dianggap akan sulit dilupakan.

Presiden RI Joko Widodo memutuskan memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah mempertimbangkan berbagai aspek.

Rencananya Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanaegara dianggap sebagai wilayah yang ideal. Pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur membutuhkan waktu, kemungkinan baru terealisasi sekitar 3-4 tahun lagi.

Keputusan memindahkan ibu kota akan membuat Persija kehilangan salah satu julukannya. Namun bagi Sandi Sute hal tersebut membutuhkan waktu karena Persija sudah terlanjur melekat sebagai tim ibu kota.

“Saya rasa predikat tim ibu kota akan susah dihilangkan dari Persija. Meskipun ibu kota dipindah, tidak akan pernah terlupakan,” ujar Sandi singkat saat dihubungi pewarta, Selasa (27/8/2019).

Predikat tim ibu kota resmi disandang Persija Jakarta sejak 1964 saat Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 1964 tentang pernyataan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Raya tetap sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta disahkan.

Selama itu, Persija sudah pernah enam kali keluar sebagai juara Liga Indonesia. Macan Kemayoran meraih trofi pertama pada 1964, lalu pada 1973, 1975, 1979, 2001, dan terakhir 2018.