Perwakilan Malaysia Puas Terkait Prosedur Kemananan

Menjelang laga perdana Kualifikasi Piala Dunia Grup G kontra Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno (GBk), Jakarta (5/9/2019), Malaysia khawatir terkait keamanan mereka. Alhasil, federasi sepak bola Malaysia (FAM) mnyodorkan banyak persyaratan kepada PSSI.

Merespon hal itu, PSSI berkoordinasi dengan kepolisian Indonesia sigap memberikan jaminan untuk delegasi Malaysia. Konsep keamanan pun telah dipresentasikan kepada FAM dan perwakilan Kepolisian Malaysia dalam forum pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, PSSI diwakili Head of Infrastructure safety and Security PSSI, Nugroho Setiawan dan stafnya. Sementara Malaysia diwakilkan oleh Asisten Sekretaris Jenderal FAM, Abang Zulkarnain bin Abang Abdulrahman, Asisten Komisioner Kamarulzaman bin Maarof (Deputy Komander of Federal Reserve Unit Royal Malaysia Police), Asistent superintendent mohammad Hasbullah, Team Security Officer/Senior Officer of investigation and enforcement traffic Departement, Royal Malaysia Police dan Muhammad Ashar, Head of security FAM.

Delegasi Malaysia menilai positif strategi dan rencana pengamanan pertandingan yang disiapkan oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya.

“Pihak kepolisian akan memberi pengamanan maksimal sesuai dengan prosedur sejak kedatangan tim maupun suporter, selama mereka ada di sini dan sampai mereka pulang. Prosedur ini juga berlaku untuk tim Indonesia dan suporternya,” kata Nugroho di situs resmi PSSI.

Pertemuan dengan delegasi Malaysia tersebut merupakan yang kali kedua. Sebelumnya, perwakilan delegasi Malaysia juga sudah diterima Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, pada 20 Agustus 2019.