Resmi Juara Paruh Musim, Bali United Cetak Rekor Poin di Liga 1

Bali United memastikan diri sebagai juara paruh musim Liga 1 2019 dengan torehan poin terbanyak sepanjang sejarah.

Bali United tampil perkasa pada separuh pertama kompetisi Liga 1 2019.

Berbekal pelatih baru, Stefano Cugurra alias Teco, Bali United resmi menahbiskan diri sebagai juara paruh musim.

Bali United mengoleksi 37 poin dari 15 pertandingan dengan rincian 12 kali meraih kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah.

Meski baru menjalani 15 laga, Bali United sudah dipastikan mengunci posisi puncak pada putaran pertama Liga 1 2019.

Pasalnya, pesaing terdekat Bali United yaitu Tira-Persikabo terpaut lima angka atau baru mengoleksi 32 poin dari 16 laga.

Bali United masih menyimpan satu pertandingan lagi yakni melawan Borneo FC pada partai tunda pekan ke-7 Liga 1 2019, Rabu (28/8/2019).

Sekalipun kalah pada laga tersebut, selisih lima angka dari Tira-Persikabo tak akan terkejar di pekan ke-17 yang dimainkan Jumat (30/8/2019) hingga Minggu (1/9/2019).

Menelan dua kekalahan beruntun pada laga tunda pekan ke-7 dan pekan ke-17 pun tak akan menggoyahkan posisi Bali United dari tampuk klasemen Liga 1 2019.

Tak hanya mengamankan posisi puncak, Bali United juga menjadi juara paruh musim dengan poin terbanyak sepanjang sejarah Liga 1.

Pada edisi pertama alias 2017, Madura United secara dramatis mengamankan status juara paruh musim.

Madura United mengoleksi 32 poin yang sama dengan Bhayangkara FC dan Bali Unied pada pekan ke-17 Liga 1 2017.

Akan tetapi, tim Sape Kerrab unggul head-to-head atas kedua rivalnya itu.

32 poin dicatatkan Madura United berkat sembilan kemenangan, lima seri, dan tiga kekalahan.

Semusim berselang pada Liga 1 2018 Persib Bandung menggondol status juara tengah musim.

Dari 17 pertandingan putaran pertama, Maung Bandung mencatatkan delapan kemenangan, lima imbang, dan empat kali kalah.

Persib mengoleksi 29 poin untuk jadi juara paruh musim Liga 1 2018.

Tim asuhan Roberto Carlos Mario Gomez itu mengungguli Barito Putera di tempat kedua yang mengantungi 28 poin.

Barito berhak atas tempat kedua karena unggul head-to-head dari PSM Makassar yang juga mengoleksi 28 poin di posisi ketiga.

Meski meraih status sebagai juara paruh musim, agaknya Bali United tak boleh berpuas diri.

Sebab, sejak Liga 1 dimulai pada 2017, juara paruh musim selalu gagal menjadi juara di akhir musim karena tampil inkonsisten pada putaran kedua.