Stefano Cugurra Semringah Sylvano Comvalius Tak Berkutik

Pelatih Bali United Stefano Cugurra merasa senang skema mematikan pergerakan Sylvano Comvalius berjalan dengan baik, sehingga Serdadu Tridatu memetik kemenangan 2-1 atas Arema FC di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu (24/8) malam WIB.

Cugurra sejak awal sudah mengingatkan barisan belakang Bali United untuk mewaspadai legiun asing Arema tersebut. Meski sempat memberikan assist kepada Makan Konate, secara keseluruhan Comvalius tidak bisa leluasa.

“Kami bagus bermain pada babak pertama. Lini belakang kami bermain bagus untuk mematikan pergerakan Comvalius. Tapi gol Makan Konate juga bagus,” ujar pelatih yang akrab disapa Teco itu.

Nilai Skuad Klub Peserta Serie A Italia 2019/20: Juventus Paling Mewah
Teco menambahkan, dua gol yang diciptakan Willian Pacheco dan Ilija Spasojevic memang selalu diasah di setiap latihan. Ia merasa senang latihan itu membuahkan hasil manis.

“Tim lawan punya kualitas bagus. Di babak kedua kami tetap bekerja keras. Kami mau menang di kandang. Kami latih crossing, utamanya kepada Spaso sebagai targetman. Hasil ini saya kira cukup fair,” imbuh Teco.

Sementara Spaso menampik anggapan selebrasi emosionalnya usai mencetak gol akibat ia dibandingkan dengan Comvalius. Dalam melakukan selebrasi, Spaso tidak sadar membuat kaosnya robek.

“Saya selalu termotivasi untuk Bali United. Soal dibandingkan dengan pemain lain, saya hanya melakukan apa yang seharusnya saya lakukan, yaitu mencetak gol,” tegas pemain naturalisasi ini.

“Di tim ini ada banyak pemain, dan semua bekerja keras di setiap lini. Saya merasa sangat nyaman bermain. Belum ada hasil seri di sini, apalagi kalah. Saya buka ruang untuk mereka, mereka menciptakan peluang buat saya.” (gk-67)