Liestiadi Sebut Pemain Pinjaman Persib Bandung Minim Jam Terbang

Pelatih Blitar Bandung United Liestiadi mengakui dua pemain pinjaman Persib Bandung belum memberikan kontribusi maksimal ketika mereka dikalahkan PSCS Cilacap 1-0 di Stadion Siliwangi kemarin sore.

Pada pertandingan lanjutan Liga 2 ini, Puja Abdillan dimainkan pada menit ke-38, sedangkan Muchlis Hadi Ning baru diturunkan di babak kedua. Menurut Liestiadi, Puja dan Muchlis membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan skema permainan tim.

“Mereka tidak dapat jam terbang banyak di tim senior [Persib], jadi game feeling dan pengalaman mereka masih nihil. Mereka harus lebih beradaptasi dengan skema permainan kami,” ujar Liestiadi.

“Kami punya waktu tiga sampai empat hari untuk latihan menghadapi pertandingan berikutnya. Semoga Puja dan Muchlis bisa membantu tim meraih hasil positif. Kalau Wildan [Ramdhani] dan Agung [Mulyadi] jadi gabung, mereka bisa meningkatkan permainan kami.”

Sedangkan pelatih PSCS Djoko Susilo belum puas dengan performa tim, meski meraih kemenangan di kandang lawan. Menurutnya, PSCS tidak tampil seperti biasa yang mengandalkan umpan pendek.

“Secara permainan saya belum puas, karena karakter tim tidak kelihatan. Salah satu faktornya mungkin kondisi lapangan yang tidak bagus, sehingga tidak memungkinkan kami bermain dengan karakter bola pendek, sehingga ikut permainan long pass mereka,” ucap Djoko.

Sementara itu, Persis gagal mendulang angka penuh setelah bermain imbang 1-1 melawan Mitra Kukar di Stadion Wilis, Madiun, dalam laga tanpa penonton. Pelatih Choirul Huda menilai pemainnya sudah menunjukan kerja keras.

“Secara hasil belum yang saya harapkan, tetapi tetap apresiasi kerja keras pemain. Saat kami tertinggal anak-anak bisa kembali fokus, dan menyamakan kedudukan. Kompetisi masih panjang, dan ini mengingatkan pemain agar tidak melihat ke atas. Pemain agar instropeksi dan evaluasi untuk pertandingan berikutnya,” jelas Choirul.

Di lain sisi, pelatih Mitra Kukar Rafael Berges menyatakan, timnya memiliki kans memenangkan pertandingan dengan mencetak gol terlebih dulu. Namun setelah unggul, konsentrasi pemain menurun.

“Kami menunjukkan karakter permainan Mitra Kukar, tapi pemain kehilangan konsentrasi. Namun saya senang kami meraih hasil yang terbilang bagus, kami harap lawan PSIM bisa meraih hasil lebih dari di Madiun,” kata Berges. (gk-18)