Taklukkan PSIS, Madura United Kembali ke Jalur Kemenangan

Madura United tampil perkasa saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (24/8). Laskar Sapeh Kerrab -julukan Madura United- mampu menaklukkan lawannya dengan skor telak 3-0.

Madura yang sudah puasa kemenangan dalam lima laga terakhir tampil kurang percaya diri di awal pertandingan. Mereka kesulitan membongkar pertahanan PSIS sehingga skor kacamata bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, permainan Madura United semakin membaik. Serangan-serangan yang dilancarkan ke pertahanan PSIS lebih bervariatif yang membuat banyak peluang tercipta.

Alfath Faathier akhirnya memecah kebuntuan tuan rumah pada menit ke-59. Alfatah yang merangsek ke kotak penalti sukses menaklukkan Joko Ribowo dari jarak dekat.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri para pemain Madura United meningkat. Alhasil, David Laly sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-71 lewat sebuah penyelesaian yang cantik.

PSIS kian terbenam setelah Patrick Mota mencetak gol bunuh diri lima menit kemudian. Bek asal Brasil itu gagal mengontrol bola rebound tepisan Joko Ribowo.

Skor 3-0 untuk kemenangan Madura United bertahan hingga pertandingan usai. Tim yang identik dengan warna merah-putih itu pun sukses kembali merebut posisi tiga dengan 26 poin.

Di pertandingan lain, Borneo FC juga sukses meraih tiga poin. Menjamu Semen Padang, Laskar Pesut Etam menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Renan Silva.[]

Madura United 3-0 PSIS Semarang
Laga pekan ke-16 Liga 1 Indonesia 2019
Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan/Sabtu, 24 Agustus 2019
Gol: Alfath Faathier (59′), David Laly (71′), Patrick Mota (76′ bd)

Madura United: Satria Tama; Alfath Faathier, Fachrudin Aryanto, Fandry Imbiri, Rendika Rama; Asep Berlian, Slamet Nurcahyo, Syahrian Abimanyu, Marckho Sandi, David Laly, Aleksandar Rakic.
Pelatih: Rasiman.

PSIS Semarang: Joko Ribowo; Safrudin Tahar, Soni Setiawan, Rio Saputro, Wallace Costa; Arthur Bonai, Heru Setyawan, Septian David Maulana, Patrick Mota; Hari Nur Yulianto, Silvio Escobar.
Pelatih: Bambang Nurdiansyah.