RD Berharap Dua Pilar Tira Persikabo bisa Tampil melawan Persela Sebelum Gabung ke Timnas

Tira Persikabo kembali melanjutkan masa persiapan melakoni pekan ke-16 Liga 1 2019 menghadapi Persela Lamongan, Minggu (25/8) di Stadion Surajaya. Sebelum bertolak ke Lamongan, Rahmad Darmawan, pelatih Tira fokus memperbaiki kelemahan timnya.

Proses transisi dari menyerang ke bertahan diyakini pelatih yang karib disapa RD itu adalah aspek yang perlu dievaluasi sebelum menghadapi laga tandang lawan Persela. Menurut mantan pelatih Persija Jakarta itu, transisi tidak berjalan ketika menekuk PSS Sleman d 3-1 Senin (19/8) lalu di Stadion Pakansari, Cibinong.

“Yang jelas performa kami walaupun menang tapi ada penurunan performa dari pemain kami. Yang paling utama penurunan kualitas dalam transisi pemain dari menyerang ke bertahan. Jadi pemain lawan bisa dengan cepat menyulitkan kami,” kata RD kepada TopSkor.

RD mengatakan Tira Persikabo akan bertolak ke Lamongan pada Kamis (22/8) siang atau hari ini. Laskar Padjajaran kemungkinan tidak akan diperkuat oleh dua pemain pilarnya, Manahati Lestusen dan Osas Marvelous Saha. Kedua pemain tersebut sudah mulai menjalani pemusatan latihan (TC) bersama timnas Indonesia.

Meski begitu RD berharap kedua pemain itu tampil saat melawan Persela.”Ya saat ini kondisi pemain baik semua, kami hanya melihat nanti pemain yang dipanggil ke timnas bisa gabung atau tidak. Tapi jika tidak, kami sudah siapkan alternatif skema. Tentu kami juga berharap ada kebijakan yang baik ya,” ucap pria 52 tahun itu.

Lebih dari itu Persela baru saja kalah 0-20 dalam laga tandangnya kala menghadapi Semen Padang, di Stadion Gor Haji Agus Salim (GHAS) padang, Selasa (20/8) lalu. Meski calon lawannya baru menelan hasil negatif RD tetap menekankan kepada Abduh Lestaluhu dan kawan-kawan untuk tidak menganggap mudah laga ini.

Sebabnya kemenangan wajib diraih agar Tira Persikabo terus bertahan di puncak klasemen Liga 1 2019. Bukan hasil imbang yang diinginkan, melainkan tiga poin merupakan target yang dibidik Laskar Padjajaran dalam laga ini.

RD mengaku Laskar Joko Tingkir kerap tampil menggila di hadapan ketika bermain di hadapan pendukungnya sendiri. “Persela tim yang berbeda saat menjalani laga away dan kandang. Kalau di kandang mereka sangat superior. Tidak tahu mereka memiliki sejarah yang bagus saat bermain di hadapan suporter,” ujar RD.*Sumargo Pangestu