Persiraja Didenda Rp 37,5 Juta, Akibat Penonton Lempar Botol Saat Lawan PSMS Medan

Persiraja Banda Aceh kembali dikenakan denda oleh induk organisasi sepakbola, PSSI sebesar Rp 37,5 juta.

Denda itu dijatuhi kepada tim kebanggaan Banda Aceh ini karena penontonnya melakukan pelemparan botol dari tribun ke lapangan.

Pelemparan botol itu terjadi saat laga terakhir putaran pertama Liga 2 Wilayah barat antara Persiraja Vs PSMS Medan di Stadion H Dimurthala Banda Aceh, Rabu (14/8/2019) lalu.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan kejadian pelemparan botol ke lapangan terus terulang di Lampineung.

Karena sebelumnya Persiraja juga sudah didenda akibat pelemparan botol.

“Padahal kita sudah mengimbau agar tidak melakukan pelemparan lagi,” ujar Rahmat.

Katanya, selama ini pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada penonton supaya tidak ada pelemparan.

Hal itu juga sering dilakukan panitia di tengah-tengah pertandingan berlangsung melalui pengeras suara.

Biaya denda tersebut akan langsung dipotong melalui subsidi dari penyelenggara liga ke klub.

Akibatnya, jatah yang diterima oleh klub akan semakin kecil.
Pantauan Serambinews.com, selama ini petugas di pintu masuk memang sudah memeriksa dan melarang penonton membawa botol minuman ke dalam.

Namun hal itu kurang efektif, sebab di dalam stadion juga terdapat kulkas yang menjual minuman berbotol. (*)