Januar Herwanto: Liga 2 Mulai Sakit Lagi, Saatnya Satgas Bergerak!

Madura FC merasa dirugikan oleh wasit Tomi Manggopa saat bertandang ke markas Mitra Kukar (19/8).

Manajer Madura FC Januar Herwanto langsung berkirim surat kepada PT LIB (Liga Indonesia Baru) selaku operator kompetisi. Setidaknya empat poin aduan diajukan oleh tim berjuluk Laskar Sape Poteh itu.

Yang paling disesalkan adalah keputusan wasit yang tidak memberikan hadiah penalti kepada Madura FC. Padahal menurut pengamatan Madura FC, mereka layak mendapat hadiah penalti pada menit ke-30. Itu ketika pemain Madura FC Bakori Andreas dijegal dari belakang oleh pemain Mitra Kukar. “Mulai sakit lagi ini Liga 2. Sudah waktunya satgas anti mafia bertindak lagi ini,” ucap Januar.

Pada laga itu Madura FC memang sukses meraih tiga angka setelah unggul 1-0 atas tuan rumah. Gol dicetak Firmansyah pada menit ke-25.

Hasil itu juga mengangkat posisi Madura FC ke posisi lima klasemen sementara Liga 2 wilayah timur. Sebelumnya mereka terperosok di urutan ke sembilan.

Sayang hasil kemenangan itu harus ternoda oleh kepemimpinan wasit yang dinilai tidak fair. Di sisi lain, Madura FC masih belum bergerilya dalam bursa transfer paruh musim. Namun tak dipungkiri Madura FC berencana mencari pemain untuk mengisi sektor yang dibutuhkan.

“Masih menunggu laporan dari tim pelatih. Mungkin akan mencari pemain belakang, sayap, dan depan. Kami tidak mau buru-buru,” tutur Januar.