PSSI Tak Mau Harga Tiket Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Dianggap Mahal

Sejumlah warganet mempertanyakan harga tiket untuk menyaksikan aksi Timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022. Banyak yang menganggap harga tiket terlampau mahal. Itu terlihat dari komentar di akun Instagram PSSI, @officialpssi.

Timnas Indonesia akan menjamu Malaysia pada 5 September 2019 dan Thailand lima hari berikutnya. Dua laga tersebut bakal tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

PSSI mematok tiket termurah senilai Rp 125 ribu untuk Kategori 3. Paling mahal adalah tiket VIP barat, yang dibanderol Rp 1 juta.

“Perbandingan (tiket dianggap mahal) seperti apa. Kan kalau mau bilang mahal, harus ada perbandingannya,” ujar Deputi Bisnis Sekjen PSSI, Marsal Masita, Selasa (20/8).

Marsal membuat perbandingan. Kala PSSI menghelat Piala AFC U-19, tahun lalu di SUGBK, Marsal mengklaim harganya hampir sama. Kala itu, tarif termurahnya adalah Rp 50 ribu.

Terakhir, saat Timnas Indonesia beruji coba melawan Vanuatu di SUGBK, 15 Juni lalu, harga tiket termurahnya hanya setengah dari Rp 125 ribu. Yaitu, Rp 75 ribu untuk kategori belakang gawang.

“Ya jelas beda dong. Terakhir kami bikin event uji coba, dan sekarang Kualifikasi Piala Dunia 2022, berbeda. Memang bedanya berapa? Harus cari tahu dong. Jangan satu warganet bilang, dianggap mahal. Cek saja saat harga tiket Piala AFC U-19 2018, harganya hampir sama. Itu kelasnya AFC ya,” kata Marsal.

“Sekarang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ini event terbesar kami dalam satu dekade ini. Hak komersil juga berbeda. Lawannya Malaysia. Beda antara uji coba dengan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dari keamanan juga. Pajak tiketnya juga kan. Jadi, kalau berbicara harga tiket, elemen terbesar dari pajak,” lanjutnya.

“Kebetulan, karena lawannya dari ASEAN, pengeluaran untuk keamanan juga tinggi. Menurut saya adalah perbedaannya itu tidak sebesar dibanding pertandingan kita berkali-kali. Kecuali kalau naiknya 10 kali lipat ya itu bolehlah dibilang mahal,” tambah Marsal.

Selain itu, kata Marsal, tiket Timnas Indonesia juga termasuk asuransi. Pertimbangan itu yang membuat PSSI dalam menetapkan harga tiket.

“Makanya saya tanya, perbandingannya sama apa? Kalau bandingkan dengan Piala AFC U-19, hanya berapa persen perbedaannya. Tapi kan termasuk pajak juga. Bisa dicek pajak di Jakarta berapa,” tutur Marsal.

“Sejak tahun lalu, semua tiket Timnas Indonesia itu tercover asuransi. Itu artinya, ada santunan, jaminan cacat, cedera, dan lain-lain, dan fans itu tidak tahu. Itu lumayan besar. Di luar venue, keamanan, dan organizer aja tak ada bedanya,” imbuhnya.