Bhayangkara FC Gagal Menang Lagi di Liga 1, Ini Kata Yeyen Tumena

Laga Bhayangkara FC vs PSIS Semarang pada pekan ke-15 Shopee Liga 1, Selasa (20/08/19) di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat berakhir tanpa gol.

Dengan ini, genap sudah Bhayangkara FC belum memeroleh kemenangan dalam enam pertandingan terakhirnya.

Sudah melewati dua laga selama menjadi pelatih baru Bhayangkara FC dan belum mengalami perubahan yang signifikan. Lantas, bagaimana pendapat dari sang pelatih, Yeyen Tumena? berikut penuturannya seusai pertandingan berakhir.

“Ini pertandingan yang berat buat kami, terutama ketika kehilangan satu pemain sehingga membuat tim gagal bermain all out,” ujar Yeyen, Selasa (20/08/19).

Pelatih PSIS Semarang Bersyukur Pemain Bhayangkara FC Dapat Kartu Merah

“Apapun itu, saya bangga dengan para pemain. Meskipun dengan 10 pemain saja, kami tadi punya tiga peluang,” imbuh eks pemain Timnas Indonesia pada era 90-an ini.

Tidak hanya mengapresiasi performa sang anak didik, Yeyen juga tak lupa memuji kehebatan lawan, terutama sang kiper PSIS Semarang Joko Ribowo.

“Kali ini, saya juga mengucapkan selamat untuk penjaga gawang PSIS Semarang karena telah memberikan save yang baik,” puji pelatih kelahiran 16 Mei 1976 ini.

Untuk laga kali ini, The Guardian (julukan Bhayangkara FC) memang bisa dikatakan tidak dapat bermain secara maksimal.

Karena pada babak kedua, Bhayangkara hanya bermain dengan 10 pemain akibat Alsan Sanda mendapatkan kartu kuning keduanya (56′).

“Kedepannya, kami akan mengevaluasi para pemain agar bisa bermain lebih terbuka lagi kemudian bisa memaksimalkan peluang, lalu finishing. Jujur saja, bermain dengan 11 orang saja susah apalagi hanya dengan 10 pemain?” ujarnya gamblang.

“Memang, PR kami saat ini adalah bagaimana caranya lini depan bisa mencetak gol. Saya sudah mengapresiasi kerja para pemain yang sudah memperbaiki lini pertahanan dan lini tengah,” pungkasnya.