Yunan Helmi Sebut Gol Arema FC Terlalu Mudah

Karteker pelatih Barito Putera Yunan Helmi menilai dua gol Arema FC terjadi dengan mudah, sehingga mereka terpaksa menelan kekalahan 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Senin (19/8) malam WIB, dalam lanjutan Liga 1 2019.

Menurut Yunan, anak asuhnya sudah menjalani instruksi yang diberikan untuk mencuri poin di kandang Arema. Hanya saja, sejumlah kesalahan dilakukan pemain yang berujung dua gol Arema.

“Kami pikir pertandingan cukup seru, dan kami sudah berusaha keras. Namun gol Arema sangat mudah ke gawang kami, karena ada miskomunikasi, konsentrasi yang hilang, dan salah paham saat koordinasi antarlini yang ditinggalkan,” beber Yunan.

“Saya pikir rencana berjalan dengan banyaknya peluang. Di babak kedua kami bermain lebih bagus dengan mengendalikan permainan, dan tidak patah arang saat kebobolan dua gol. Tapi sepakbola selalu seperti itu, karena terkadang menyerang saja tidak cukup.”

Yunan tidak mau mengkambinghitamkan ketidakhadiran Rafael Da Silva yang terkena hukuman larangan bermain. Sebab, ketiadaan Rafael sebenarnya sudah diantisipasi sejak dini.

“Tanpa atau ada dia, kami sudah memiliki rencana. Tetapi keberuntungan belum kami dapat, beberapa peluang yang harusnya jadi gol tidak bisa menjadi gol. Tanpa Rafael, bisa iya, bisa tidak,” terangnya.

Sementara Andri Ibo menyatakan rekan-rekannya sudah berusaha keras memenangkan pertandingan. Namun, diakuinya ada kesalahan yang membuat timnya kebobolan dua gol.

“Kami sudah berusaha keras membalas,” urai Andri. (gk-48)