Terjadi Insiden di Surabaya, Persipura Jayapura Menentang Aksi Rasisme

Klub sepak bola asal Papua, Persipura Jayapura membentangkan sebuah kertas bertuliskan penolakan terhadap segala bentuk rasisme, sebelum kick off Liga 1 laga kontra Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, Senin (19/8/19).

Aksi tersebut dilakukan oleh skuat Persipura menanggapi insiden rasis oleh warga dan ormas terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

Asisten Manajer Persipura, Bento Madubun mengungkapkan, kertas berisikan pesan penolakan terhadap rasisme itu merupakan bentuk keprihatinan Ketua Umum klub dan seluruh personil tim terhadap apa yang dialami oleh mahasiswa Papua di Surabaya.

“Semalam kami meeting dan menghubungi Ketua umum, dan Ketua umum sampaikan keprihatinan beliau, dan beliau mengarahkan kami untuk menyampaikan rasa prihatin dan kepedulian kita atas kejadian ini melalui seruan Stop Rasis. 

Intinya, kami sangat prihatin dan mengecam kejadian yang di alami mahasiswa Papua di Surabaya,” ungkap Bento kepada awak redaksi berita olahraga INDOSPORT, Senin (19/8/19).

Mewakili Persipura, Bento sangat menyayangkan hal tersebut terjadi. Ia menilai insiden tersebut telah menodai hari kemerdekaan Indonesia.

“Jelas kita sangat prihatin dengan apa yang terjadi, sangat disayangkan hal-hal berbau rasis masih terjadi di usia bangsa ini yang menginjak 74 tahun,” tuturnya.

Bento pun mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk tetap saling menghormati dan menghargai antar sesama manusia.

“Kita semua manusia dan sama derajatnya di mata Tuhan, sesama kita harus tetap ada rasa hormat dan saling menghargai,” pungkasnya.