Masuk Timnas Indonesia, Andhika Wijaya Lanjutkan Tradisi Keluarga

Masuknya nama bek Bali United, I Made Andhika Wijaya dalam skuat Timnas Indonesia menjadi senyum bagi pulau Dewata. Akhirnya, talenta pesepakbola Bali masuk dalam seluruh level tim Garuda.

Andhika Wijaya merupakan wakil di tim senior. Sebelum Andhika, ada Kadek Agung Widnyana yang jadi bagian Timnas U-22. Lalu di level Timnas U-18, ada Komang Teguh Trisanda. Lalu di level Timnas U-15, Bali punya I Made Putra Kaicen serta Kadek Arel Priyatna dan Marcell Januar Putra.

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bali, I Ketut Suardana, bangga dengan prestasi yang ditunjukkan pesepakbola muda Bali. Prestasi ini menjadi bukti bahwa talenta Pulau Dewata bisa bersaing di pentas nasional.

“Semoga kedepan semakin banyak lagi pesepakbola Bali yang mencatatkan prestasi. Dan di Bali, pembinaan lewat kompetisi usia muda semakin digencarkan lagi,” ucap Ketut Suardana, Kamis (15/08/19).

Langkah pertama Andhika menapaki karir di Timnas bukan saja membanggakan Bali. Pemain 23 tahun ini melanjutkan tradisi keluarga membela Timnas Indonesia. 

Sang ayah, I Made Pasek Wijaya merupakan langganan Timnas Indonesia dari level U-17 hingga senior. Terakhir, pemain yang dijuluki Kijang Dewata tersebut berseragam Timnas pada tahun 2000 lalu. Made Pasek pun bangga akhirnya sang anak bisa mengikuti jejaknya.

“Tentu saja keluarga bangga Andhika dipanggil dalam TC Timnas. Saya minta Andhika kerja keras, jaga kebugaran, agar bisa masuk skuat utama Timnas,” tutur Made Pasek.

Hal sama juga diungkapkan Direktur Akademi Bali United United, Wayan Arsana. Pihaknya berharap pemain jebolan tim junior Serdadu Tridatu itu bisa terus meraih prestasi.

“Semoga sukses buat Andhika,” ucap Wayan Arsana.

Tentunya, dengan kehadiran I Made Andhika Wijaya di Skuat Garuda tak hanya diharapkan dapat meningkatkan sepak bola di Bali saja, tetapi di seluruh Indonesia.