Terpuruk di Liga 1, Semen Padang Benahi 5 Kekurangan

Semen Padang masih bercokol di posisi juru kunci klasemen Sementara Shopee Liga 1 2019 hingga pekan ke-13. Tim Kabau Sirah lama tak merasakan kemenangan dan menjadi satu-satunya tim dengan koleksi kekalahan terbanyak, yakni tujuh kali.

Teranyar, skuat asuhan Weliansyah pulang tanpa poin kala melakoni dua laga tandang beruntun, masing-masing ke markas Kalteng Putra dan Bali United.

Dari dua laga tersebut, ada lima kelemahan yang harus segera dibenahi oleh tim pelatih. Hal itu adalah transisi permainan yang sangat lamban, suplai bola ke lini depan minim, miskin variasi serangan, koordinasi lini belakang bermasalah, dan tidak adanya sosok striker tajam.

CEO PT Kabau Sirah Semen padang (KKSP), Hasfi Rafiq mengatakan, berbagai upaya tengah dilakukan oleh tim pelatih untuk memperbaiki performa tim. Targetnya, menjauh dari zona merah.

“Kami tentunya terus melakukan perbaikan. Kami tetap berharap dengan evaluasi yang dilakukan berdampak banyak terhadap perbaikan tim,” ungkap Hasfi Rafiq.

Pelatih Weliansyah berharap, saat menjamu PSIS Semarang, timnya mampu meraih kemenangan. Laga tersebut akan digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Jumat (16/8/2019).

“Pemain telah melupakan dua kekalahan beruntun di Kalimantan dan Bali. Sekarang kami fokus menghadapi PSIS yang kondisinya sama dengan Semen Padang. Mereka dalam kondisi terpuruk, buntut kekalahan beruntun dalam tiga pertandingan,” ujar Weliansyah.

Weli menambahkan, pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh di seluruh lini menjelang duel versus PSIS.

“Kami sangat yakin, anak-anak bisa memutus hasil buruk tak pernah menang ketika bertemu PSIS nanti,” pungkasnya.

Meski belum mampu memutus rapor buruk, manajemen Kabau Sirah tetap meyakini jika badai yang kini tengah mendera akan segera berlalu.