Menuju Paruh Musim, Arema FC Indikasikan Terjun dalam Jendela Transfer

Arema FC diam-diam sudah menyiapkam sejumlah aksinya dalam terjun di transfer window, jelang kompetisi Shopee Liga 1 Indonesia 2019 memasuki jeda paruh musim akhir Agustus hingga awal September nanti.

Indikasi itu tercium kuat dari apa yang disampaikan pimpinan tim. Meski tidak secara gamblang, namun tim Singo Edan terlihat sudah berancang-ancang kembali sibuk di bursa transfer pemain.

“Kalau urusan itu, kami serahkan kepada (General Manager) Mas Ruddy (Widodo), dan juga Media Officer,” ujar CEO Arema FC, Agoes Soerjanto.

“Kami dari direksi sebatas memberikan dukungan saja terhadap (kebijakan transfer) itu. Mendukung dan marah-marah saja (kalau tidak sesuai ekspektasi),” sambung dia.

Dilihat dari tradisi Arema FC, perombakan tim selalu menyasar pada lini kedua. Sejumlah pemain yang kerap berada di bench dengan kesempatan bermain yang minim, patut berharap cemas atas nasibnya di skuat Arema FC.

Namun di sisi lain, indikasi perombakan tim itu juga diprediksi tidak terlalu besar seperti di awal musim Liga 1. Arema FC tampaknya akan menambal sejumlah lubang di beberapa posisi yang dinilai fatal untuk meningkatkan performa tim.

“Kalau performa tim, sejauh ini sudah meningkat. Intinya, kami ingin menyiapkan tim ini lebih baik lagi,” tandas pengganti Iwan Budianto tersebut.

Beragam sistem dalam transfer window kali ini menjadi opsi yang dijajal Arema FC. Mulai pemutusan kontrak atau peminjaman pemain, sekaligus membeli pemain baru atau juga meminjamnya dari klub lain.