Fadil Sausu, Konsisten Berkontribusi untuk Bali United

Bila berbicara mengenai kekuatan Bali United, tak lengkap rasanya bila tak mengulik peran Fadil Sausu. Gelandang 34 tahun asal Palu ini bisa dikatakan konsisten berkontribusi untuk Bali United.

Fadil merupakan pemain terlama di skuat Bali United. Fadil merupakan salah satu pemain yang dipertahankan saat Persisam Putra Samarinda diakuisisi keluarga Tanuri dan resmi menjadi Bali United. Sejak 2015 lalu, peran Fadil tak tergantikan.

Fadil tetap dipercaya meski nahkoda tim silih berganti. Mulai era Indra Sjafri, Hans Peter Schaller, Eko Purjianto, Widodo Cahyono Putra hingga kini Stefano Cugurra Teco. Fadil dipercaya sebagai komando lini tengah dengan ban kapten melingkar di lengannya.

“Saya bersyukur atas perjalanan ini. Manajemen masih percaya sama saya, pelatih-pelatih Bali United pun percaya sama saya,” ucap Fadil Sausu saat berbincang dengan INDOSPORT di halaman Masjid Ar-Rahmat, Kuta, Badung.

Fadil merasa Bali United bukan sekadar tim sepak bola. Manajemen, staf pelatih dan para pemain sudah dianggapnya sebagai keluarga. Dia menyebut, kedekatan antarpemain Bali United sangat bagus. 

“Suporter pun sangat baik. Kalau sesekali ada kritikan itu wajar, buat intropeksi pemain. Saya sangat bersyukur bisa bertahan lama disini,” tuturnya.

Fadil menikmati lika-liku perjalanan tim Serdadu Tridatu. Pada musim 2017, Bali United membuat kejuatan dengan hampir jadi juara. Sayangnya, gelar kemudian lepas karena Bali United kalah head to head dengan Bhayangkara FC.

Musim berikutnya, prestasi Bali United merosot. Di kompetisi domestik, Bali United hanya duduk di posisi sebelas. Saat ikut kompetisi AFC Cup 2018, Bali United gagal melewati fase grup, setelah menghuni dasar klasemen grup G.

“Begitulah sepak bola, kadang ada baiknya, ada menurunnya, tapi kita harus jalan terus. Yang baik kita ingat, yang kurang kita perbaiki lagi,” ucap Fadil.

Musim ini merupakan kesempatan Bali United berprestasi lagi. Dari 12 pertandingan awal, Bali United mencatatkan sembilan kemenangan, sekali seri dan hanya dua kali kalah. Bali United sekarang dalam jalur bagus mengamankan tangga juara Shopee Liga 1 2019.

“Musim ini berjalan bagus. Chemistry sudah dapat, pemain baru adaptasinya juga bagus. Rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang membuat kita kuat,” tegas Fadil.

Fadil Sausu berharap penampilan Bali United bisa konsisten sampai akhir musim. Sebagai kapten, Fadil ingin membalas dukungan suporter dan kepercayaan manajemen, dengan memberikan prestasi terbaik musim ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*