Sesalkan Penyerangan di Kafe Komandan, Manajer Persija: Musuh Kita Bukan Sesama Anak Bangsa

Insiden penyerangan sekelompok oknum ke suporter PSM Makassar yang tengan melakukan nonton bareng final Piala Indonesia di Kafe Komandan, Tebet, Jakarta sangat disesalkan manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko.

Penyesalan itu ia ungkapkan di dalam unggahan akun instagram pribadinya, ardhitj90. Ardhi Tjahjoko menulis bahwa suporter sepakbola Indonesia tak semestinya berbuat seperti ini.

“Saya sangat menyayangkan dengan apa yang terjadi di salah satu tempat nobar bersama di Jakarta. Entah siapa yang memulai, seharusnya kita semua dapar bersikap lebih dewasa, mau sampai kapan seperti ini? Kita sesama anak bangsa hendaknya saling menghargai, menghormati bukan malah saling bermusuhan. Karena sejatinya musuh kita bukan sesama anak Bangsa,” tulisnya.

Pria berpangkat Marsekal Pertama (Marsma) TNI AU itu juga mengatakan suporter Indonesia harus mempunyai jiwa sportif yang bisa menerima segala bentuk hasil akhir dalam sebuah pertandingan.

Bahkan, secara tersirat ia mengingatkan kepada The Jakmania agar bersikap dewasa dan berani menegur rekan lainnya apabila ingin berbuat hal-hal yang dapat merusak citra tim dan sepakbola Indonesia.

“Dalam olahraga yang kita junjung adalah jiwa ksatria dan sportif. Kita harus bisa menerima dengan besar hati, baik menang, kalah atau pun seri,”

“Mari kita sudahi pertikaian yang sama sekali tidak ada manfaatnya. Mari kita saling mengingatkan kepada rekan-rekan kita apabila ada yang akan berbuat di luar norma-norma yang tidak pantas. Dan saya yakin kalian bisa serta mampu untuk melaksanakannya. Salam Jakomando,” sambungnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum The Jakmania Dicky Soemarno yang hadir di lokasi pascainsiden menampik bahwa hal itu dilakukan oleh anggota resminya.

Ia pun berharap agar suporter PSM Makassar dan The Jakmania bisa menahan diri sehingga tak memperpanjang kejadian tersebut.

“Memang bisa dibilang itu (kelompok yang nyeranG) asalanya itu dari antah berantah. Soalnya The Jakmania Korwil Manggarai juga sedang nobar yang lokasinya jauh dari sini. Saat ini kami coba untuk mencari tahu kelompok mana,” ujar Dicky.

“Sekarang saya harap kita sama-sama menahan diri saja. Teman-teman Gue PSM, dan teman-teman suporter Makassar, sama-sama menahan diri,” sambungnya.

Kelompok Antah Berantah
Sekretaris Umum PP The Jakmania, Dicky Soemarno mengaku langsung bergegas ke Kafe Komandan setelah dirinya mendengar ada penyerangan di tempat tersebut.

Sesampainya di sana, Dicky langsung berbincang dengan perwakilan suporter PSM Makassar.

Dicky pun menyanyangkan atas kejadian ini, karena menurutnya suporter Persija dan PSM Makassar punya hubungan baik.

“Tadi mendengar ada penyerangan di salah satu sekret Gue PSM makanya saya langsung ke sini sebagai bentuk tanggung jawab The Jakmania. Bukan arti kata The Jakmania melakukan itu, ya, tetapi mungkin ada orang-orang yang melakukan penyerangan dan itu yang sangat disesalkan,” kata Dicky di Kafe Komandan, Selasa (6/8/2019).

Baca: Daftar Top Scorer Piala AFF U-18 yang Berkiprah di Eropa: Dari Egy Hingga Pemain Premier League

“Kami, pengurus pusat The Jakmania masih mencari tahu, temen-temen atau pihak mana yang melakukan penyerangan itu. Karena sebetulnya hubungan Jakmania dan Gue PSM atau suporter PSM baik-baik saja. Bahkan tadi mereka nonton bareng. tapi entah kenapa selepas pertandingan, tiba-tiba ada kelompok melakuakn penyerangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dicky menegaskan bahwa penyerangan bukan dilakukan oleh anggotanya.

Pasalnya, The Jakmania korwil manggarai (termasuk wilayah kafe komandan) tengah melangsungkan nonton bareng pula di daerang Manggarai.

“Oh, enggak (The Jakmania yang menyerang) Karena begini, sebetulnya Jakmania Manggarai melakukan nobar yang jauh dari sini dan menurut informasi yang saya terima dari Gue PSM, yang melakukan penyerangan adalah mereka menaiki motor dan posisinya di seberang cafe,” ceritanya.

“Memang bisa dibilang asalnya itu dari antah berantah, dan saat ini kami coba untuk mencari tahu kelompok mana, sambung Dicky.

Dicky pun berharap, The Jakmania dan suporter PSM Makassar sama-sama bisa menahan diri, dan membuat situasi kembali kondusif.

“Ya, sama-sama menahan diri saja, temen-temen Gue PSM dan temen-temen suporter Makassar sama-sama menahan diri,” pintanya.

Diberitakan, sekerumunan oknum terlihat menyerang kafe Komandan; tempat berlangsungnya para pendukung PSM Makassar yang tengah melakukan nonton bareng.

Hal itu terlihat dalam unggahan instagram Makassar_iinfo, terlihat bagaimana situasi kafe komandan diserang.

Ada juga sebaran video di sosial media yang memperlihatkan kejadian tersebut. Dampak dari kejadian itu pun membuat jalan Tebet Raya menuju kampung Melayu terlihat macet.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*