PSSI Ungkap Alasan Zulham Zamrun Jadi Pemain Terbaik

Winger PSM Makassar, Zulham Zamrun, dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Indonesia 2018.

Direktur Teknik PSSI, Danurwindo, mengungkapkan alasannya mengapa Zulham Zamrun bisa mendapatkan penghargaan itu.

Zulham Zamrun sukses mengalahkan Ismed Sofyan, Riko Simanjuntak, Tony Sucipto, dan Rasyid Bakrie dalam perebutan pemain terbaik Piala Indonesia 2018. Eks pemain Persib Bandung itu berhak mendapatkan trofi dan uang tunai sebesar Rp 75 juta.

Menurut Danurwindo, Zulham Zamrun menjadi pembeda PSM Makassar selama Piala Indonesia 2018. Pemain asal Ternate itu juga selalu tampil hampi di setiap pertandingan bersama Juku Eja.

“Zulham Zamrun bisa menjadi pembeda. Dia juga selalu bermain bagus selama di PSM Makassar,” kata Danurwindo.

Zulham Zamrun menunjukan kualitasnya dengan mencetak gol ketika PSM Makassar menang 2-0 melawan Persija Jakarta pada leg kedua final Piala Indonesia 2018 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (6/8/2019). PSM Makassar pun berhak menjadi juara Piala Indonesia 2018 setelah menang agregat atas Persija Jakarta dengan skor 2-1.

Zulham Zamrun dinilai jarang melalukan pelanggaran keras selama bermain bersama PSM Makassar di Piala Indonesia 2018. Eks pemain Mitra Kukar itu tercatat hanya mendapatkan satu kartu kuning ketika melawan Persija Jakarta kemarin sore.

Lebih dari itu Zulham Zamrun juga mencetak 10 gol bersama PSM Makassar di Piala Indonesia 2018. Torehan gol itu sekaligus membawanya menjadi top scorer Piala Indonesia 2018 bersama dengan penyerang Persebaya Surabaya, Amildo Balde.

“Zulham Zamrun memiliki teknik permainan luar biasa. Dia hampir bermain di seluruh pertandingan dan hanya mendapatkan satu kartu kuning saja,” kata Danurwindo.

Danurwindo juga mengatakan bahwa untuk pemain terbaik Piala Indonesia 2018 nominasinya hanya diisi oleh pemain-pemain lokal. Untuk pemain asing hanya akan diberikan pada Liga 1.

“Kalau Piala Indonesia itu hanya untuk pemain lokal kategori pemain terbaik. Karena nanti kalau di Liga 1 baru bisa masuk nominasi untuk pemain asing,” kata Danurwindo.