Animo Penonton Jadi Alasan Aplikasi Pembayaran Online Sponsori Persik

Faktor penonton ternyata jadi alasan utama GoPay, sebuah platform pembayaran digital di ekosistem GoJek, mengikat kontrak kerjasama bisnis dengan Persik Kediri pada putaran kedua Liga 2 2019.

“Kami mendapatkan kepercayaan dari GoPay karena secara kuantitatif rata-rata penonton Persik di Stadion Brawijaya nomor dua secara nasional dibanding kontestan lain di Liga 2 musim ini,” kata Arief Priyono, Chief Commercial Officer Persik Kediri.

Tak bisa dipungkiri lagi antusiasme Persikmania memang luar biasa dalam mendukung tim kesayangannya. Bahkan pada 2015, kelompok pendukung Macan Putih ini punya kontribusi besar dalam menyelesaikan hutang manajemen Persik kepada para pemain.

Empat tahun lalu, Persikmania berinisiatif menggelar beberapa kali laga uji coba, di mana seluruh pemasukan tiket penonton diserahkan kepada pengurus untuk membayar tunggakan gaji pemain. Simpati ini terus berlangsung ketika Persik berjuang dari Liga 3 hingga Liga 2 2019 ini.

Dalam kesepakatan dengan sponsor, maka logo GoPay akan terpasang di bagian dada jersey Persik Kediri hingga Liga 2 2019 berakhir. Kerjasama ini tidak hanya berlaku untuk logo di jersey, namun termasuk konten marketing di platform sosial media, juga aktivasi offline disesuaikan kebutuhan sponsor. Muaranya, nantinya juga menghasilkan pemasukan untuk Persik.

Sebelumnya Persik telah mengikat kontrak dengan GoTix untuk penjualan tiket laga kandang Persik secara online. Panpel Persik mengakui kerjasama ini banyak mendapat manfaat, terutama kebocoran tiket bisa diminimalisasi.

“Kami sedang mendorong penjualan tiket via aplikasi atau online. Hal itu bisa menekan biaya produksi dan distribusi tiket. Selain itu, penjualan online bisa merapikan pendataan suporter,” jelasnya.

Dengan masuknya GoPay sebagai sponsor utama, ini melengkapi sponsor Biznet yang lebih dulu mengikat kerja sama dengan Persik. Kebetulan keduanya adalah perusahaan start-up teknologi.