Setelah Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk Berminat Mendatangkan Pemain Indonesia Lagi

Lechia Gdansk ketagihan dengan pemain Indonesia. Setelah memiliki Egy Maulana Vikri, kampiun Piala Polandia dan Piala Super Polandia 2019 ini kembali menjajaki untuk mendatangkan lagi pemain Indonesia.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri mengatakan, Presiden Lechia Gdansk, Adam Mandziara, sedang berada di Indonesia untuk membicarakan sejumlah hal.

Dalam lawatan kali ini, Adam ditemani Indra juga menyempatkan menonton laga Bhayangkara FC melawan Madura United di Stadion Madya, Jakarta, Senin malam (5/8/2019).

Pembahasan pertama ialah nasib Egy Maulana Vikri di Timnas Indonesia U-22. Adam bersedia melepas gelandang berusia 19 tahun itu untuk tampil di SEA Games 2019.

Agenda kedua Adam, yaitu mencari pemain muda potensial Indonesia untuk menemani Egy di Lechia Gdansk.

“Mungkin saja ya (tertarik mengambil pemain Indonesia). Mungkin saja dalam waktu dekat. Mungkin saja,” ujar Indra kepada wartawan.

Ketertarikan Lechia Gdansk terhadap pemain Indonesia tidak lepas dari pencapaian Egy pada musim lalu. Pemain bernomor punggung 10 ini berhasil menarik masyarakat Indonesia untuk mengikuti perkembangan Lechia Gdanks.

Nama Lechia Gdansk kini sangat populer di Indonesia. Perusahaan pembayaran digital asal Indonesia, Paytren, bahkan turut mensponsori peserta Ekstralaksa Liga Polandia tersebut.

Lebih dari itu, kemampuan Egy kini perlahan dihargai. Egy mulai mendapatkan tempat di tim senior setelah banyak berkutat dengan Lechia Gdansk B sejak bergabung pada musim lalu.

Indra menambahkan, Adam juga tertarik bekerja sama dengan akademi sepak bola di Indonesia. Menurut Indra, kedatangannya ke sini membawa pengaruh positif.

“Bisa jadi dan juga akan bekerja sama dengan klub di Indonesia. Mungkin dengan akademi sepak bola, ujungnya untuk pembinaan usia muda. Banyak. Kita kan perlu juga kerja sama dengan tim luar negeri,” imbuh Indra.