Protes PSSI Diterima, Timnas U-18 Terhindar dari Lapangan Buruk di Dua Laga Selanjutnya

ndonesia U-18 menjalani pengalaman buruk saat melawan Filipina pada laga perdana Piala AFF U-18 2019 (6/8/2019). Bukan karena menelan pahitnya kekalahan, tapi lantaran trauma bermain di venue pertandingan yang dinilai tidak memenuhi standar, yaitu Stadion Binh Duong 2, Binh Duong.

Meski akhirnya bisa menang dengan skor telak 7-1, tim pelatih, pemain, dan official timnas U-18 tidak bisa terima jika harus bermain di stadion itu lagi. Ada beberapa elemen di stadion tersebut yang tidak sebagaimana mestinya.

Mulai dari lebar lapangan yang tidak ideal, garis tepi lapangan yang terlalu dekat dengan pagar area, sampai kondisi ruang ganti yang tak ubahnya kios toko yang berada dipinggir jalan.

Terkait ruang ganti, bahkan ada cerita menarik. Saat rombongan pemain ingin memasuki lapangan untuk menjalani babak kedua, mereka harus bergantian dengan motor yang lalu-lalang di jalan antara ruang ganti dan stadion.

Alhasil, PSS mengajukan protes ke AFF karena kondisi buruk itu. Kabar baiknya protes mereka diterima.

Indonesia dipastikan tidak akan bermain di lapangan itu lagi. Laga melawan Filipina di Binh Duong 2 menjadi yang pertama dan terakhir.

Padahal, semula Indonesia dijadwalkan tampil di stadion tersebut sebanyak tiga kali, yaitu melawan Filipina (6/8/2019), Laos (12/8/2019), dan Myamnar (14/8/2019). Kini saat melawan Laos dan Myanmar, David Maulana dkk. dijadwalkan bermain di Stadion Thong Nhat.