Arema Kehilangan Dedik Setiawan 4 sampai 6 Pekan

Arema FC harus menunggu lebih lama untuk memainkan striker Dedik Setiawan. Pemain asal Kabupaten Malang itu mengalami cedera ligamen di lutut kiri.

Saat ini, Dedik harus sering mengompres lututnya. Ia diprediksi baru bisa bermain bulan depan jika proses penyembuhannya lancar.

Dedik mendapatkan cedera itu saat pertandingan Arema melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, 26 Juli lalu. Awalnya, tim medis Arema mengira dia cedera di otot betis.

Tapi, setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata ada masalah di ligamen. Dedik diminta untuk istirahat total selama delapan hari.

“Kemungkinan 4-6 minggu dia baru bisa sembuh. Jadi, untuk pertandingan kandang terdekat melawan Persebaya Surabaya (15/8/2019), dia masih belum bisa bermain,” kata sport terapi Arema, David Setiawan.

Ini merupakan cedera paling serius yang dialami Dedik sepanjang kariernya. Selama ini, dia dikenal sebagai pemain yang jarang absen karena cedera. I

Situasi ini tentu merugikan Arema FC. Pasalnya, pemain 25 tahun ini tengah dalam puncak karier. Selain jadi pemain inti di Arema, Dedik juga masuk Timnas Indonesia senior.

Sebelum cedera, Dedik sempat jadi pemain tersubur Arema dengan enam gol. Tapi, sekarang jumlah golnya sudah disalip gelandang serang asal Mali, Makan Konate.

Peluang untuk menambah pundi-pundi gol bisa tertutup hingga akhir bulan ini.

Padahal selama Agustus, Arema masih memiliki lima pertandingan. Jika kemungkinan terburuk dia absen hingga enam minggu, Dedik total melewatkan semua laga itu. Ditambah lagi, dua pertandingan sebelumnya versus Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Tapi, tim medis menambahkan masih ada peluang dia pulih lebih cepat. Dengan catatan, Dedik punya kemauan kuat untuk menjalani program dari tim medis.