Jelang PSM vs Persija, Penonton Tiga Kali Diperiksa

Kepolisian bakal melakukan pemeriksaan tiga tahap sebelum kick off laga PSM Makassar vs Persija Jakarta pada leg kedua final Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Selasa (6/3).

Pemeriksaan ketat dilakukan demi mengantisipasi terulangnya insiden pelemparan batu kepada bus rombongan Persija yang terjadi sehari sebelum kick off. Aksi anarkis ini memaksa PSSI untuk menunda pertandingan yang semestinya digelar pada Minggu (28/7).

Sebanyak 5.000 personel keamanan termasuk TNI dan Polri dipersiapkan untuk laga ini. Simulasi pengamanan juga sudah digelar sehari sebelum pertandingan atau Senin (5/8).

Kapolrestabes Makassar Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo, menegaskan bakal menginstruksikan pemeriksaan ketat kepada suporter yang berniat hadir di stadion.

“Pengamanan fokus dibagi tiga ring. Dan sejak di ring tiga, harus menyeleksi penonton yang masuk apakah pegang tiket atau tidak. Ada tiga kali seleksi, pertama, saat memasuki 4 akses pintu masuk ke area stadion, kedua saat memasuki 10 pintu menuju area tribune dan ketiga saat jalur menuju tribune. Pastikan semua penonton yang masuk itu adalah penonton yang memegang tiket,” jelasnya.

Wahyu Dwi juga mengingatkan kepada personel pengamanan untuk tidak mengizinkan kerabat atau keluarga secara gratis.

“Pengamanan ada 5.000 orang. Bayangkan kalau tiap anggota pengamanan memasukkan 2 orang anggota keluarganya, itu sudah 10 ribu orang. Sementara kapasitas stadion itu 12.000 orang dan itu tiketnya sudah terjual habis,” tandasnya.

Pihak penyelenggara akan menyediakan enam layar besar untuk nonton bareng di sekitar stadion. Meski demikian, Wahyu Dwi juga mengimbau kepada masyarakat Makassar agar menggelar nonton bareng di wilayah masing-masing.

“Diimbau kepada masyarakat yang tidak memiliki tiket, jangan paksakan hadir di stadion. Cukup di rumah atau cari tempat nonton bareng karena tanding ini langsung di televisi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Media PSSI Gatot Widakdo, mempersilakan suporter Persija untuk hadir di Stadion Andi Mattalatta. Insiden pelemparan batu kepada pemain diharapkan tidak mengubah harmonisasi kedua suporter yang sudah lama terjalin.

“Tapi Insya Allah suasananya tidaklah mencekam seperti yang dibayangkan. PSSI bersama panpel [panitia penyelenggara] dan pihak kepolisian sudah dan terus berkoordinasi untuk pengamanan,” kata Gatot kepada CNNIndonesia.com.

“Kota Makassar aman. Suporter PSM dan Persija juga punya hubungan yang sangat baik dengan The Jakmania,” katanya menambahkan.

Duel PSM vs Persija bakal sengit setelah sebelumnya tertunda karena insiden pelemparan batu kepada bus rombongan tim tamu. Laga ini bakal jadi penentu juara setelah sebelumnya Macan Kemayoran unggul 1-0 di Jakarta. (svh/jun)