Sebelum ke Spanyol, Pemain Vamos Indonesia Dapat Wejangan dari Eks Ketum PSSI

Vamos Indonesia terus memantapkan diri jelang keberangkatan ke Spanyol pada 17 Agustus mendatang. Sebanyak 19 pemain mendapat perhatian dari Ketua Kehormatan PSSI, Agum Gumelar.

Nantinya, Vamos Indonesia akan mengirimkan 19 pemain ke Spanyol. Sebelumnya, anak-anak tersebut terjaring hasil dari seleksi yang berlangsung pada Juni di Jakarta.

Pemain muda yang tergabung di Vamos nantinya akan berlatih sepak bola secara rutin diselingi pendidikan formal. Selama di Spanyol, ke-19 pemain bakal tersebar ke beberapa klub U-19 Liga Spanyol, seperti Alcorcon, Palamos dan Akademi Palencia.

Hal itu dilakukan demi target Vamos Indonesia yakni memenuhi kebutuhan skuat Garuda yang diproyeksikan menembusPiala Dunia 2026.

Untuk memberikan dukungannya, Agum mengundang para pemain tersebut untuk bertatap muka. Eks Ketum PSSI berpesan agar pemain bisa bekerja keras selama berlatih dan bertanding di Negeri Matador.

“Jadi ada keinginan kami semua, keinginan masyarakat bangsa Indonesia supaya sepakbola kami ini bisa tampil di pentas dunia,” ujar Agum di kediamannya di Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2019).

“Tapi saya katakan tadi ya bahwa waktu sangat singkat, tujuh tahun, tapi satu hal, segala sesuatu bisa kami raih kalau kamu mau, kalau ada kemauan, dan karena waktu singkat tujuh tahun, kemauannya harus lebih besar,” katanya.

“Nah, oleh karena itulah saya tekankan kepada mereka selama disana betul-betul menimba ilmu, ilmu dalam individu dan dalam tim, karena saya sendiri melihat, mengamati bahwa sepakbola di Spanyol itu mungkin paling cocok untuk para pesepakbola Indonesia,”

“Di sana kan dikenal dengan tiki taka, artinya kemampuan individunya bagus, kerjasamanya bagus. Jadi tidak mengandalkan speed atau power seperti Inggris, ini paling cocok buat mereka-mereka ini. Jadi saya sangat mendukung kalau mereka dikirim ke Spanyol,” tuturnya.

Di sisi lain, founder Vamos Indonesia, Fanny Riawan, mengungkapkan pemainnya terus mempersiapkan diri. Eks pengurus PSSI itu berharap ini menjadi pintu awal pemain muda Indonesia mengembangkan bakatnya di Eropa.

“Rencana kami, maksimal 20 tahun sudah masuk Divisi Empat, usia 21-22 masuk klub Segunda B, 22-23 tahun Segunda A. Semoga 6-7 tahun ranking Indonesia sudah di atas. Takefusa Kubo bisa, kenapa kami tidak,” kata Fanny.

Boleh dikatakan program Vamos Indonesia cukup berhasil. Saat ini ada duu pemain muda, yakni Helmy Putra Damanik dan Reza Kusuma yang bermain di tim kasta keempat Spanyol, Atletico Cristo.