Leg Kedua Final Kratingdaeng Piala Indonesia Ditunda, Red Gank Turut Tunda Koreonya

Ditundanya leg kedua Final Kratingdaeng Piala Indonesia antara PSM Makassar vs Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/7/19) lalu, membuat salah satu kelompok suporter Red Gank turut menunda aksi koreografinya.

Laga yang ditunda oleh PSSI, setelah mendengar keluhan Macan Kemayoran yang merasa tidak aman akibat teror suporter dan kinerja panpel yang kurang baik, membuat sejumlah kelompok suporter tuan rumah merasa kecewa.

Beberapa kelompok suporter seperti The Macz Man, Laskar Ayam Jantan, PSM Fans, dan Kopaskar melampiaskan kekecewaannya dengan mengibarkan koreografi yang telah mereka siapkan untuk laga final tersebut sembari diikuti dengan chant dan gerakan khas suporter pada umumnya.

Namun berbeda dengan Red Gank, kelompok suporter yang berbasis di tribun terbuka utara Stadion Andi Mattalatta hanya menyanyikan chant dan mempertontonkan gerakannya ketika laga resmi dibatalkan. Mereka memilih menyimpan koreografinya.

“Sebenarnya kami sudah siapkan untuk tanggal 28. Tapi karena laga ditunda terpaksa kami simpan dulu apa yang mau ditampilkan hingga tanggal 6 nanti, termasuk koreo,” ungkap Sadat, Sekretaris Jenderal Red Gank.

Untuk suporter PSM Makassar pada umumnya, Sadat menyebut telah melakukan pertemuan akbar dengan kelompok suporter lainnya untuk mematangkan persiapan pada final yang akan digelar Selasa (06/08/19) mendatang.

PSM Makassar saat ini tertinggal agregat 0-1 dari Persija Jakarta sehingga wajib menang dengan selisih dua gol jika ingin menjuarai Kratingdaeng Piala Indonesia.