Wasit Kontroversial di Laga Persela vs Borneo FC Diistirahatkan PSSI

Komisi wasit PSSI mengistirahatkan wasit Wawan Rafiko untuk beberapa laga Liga 1 kedepan, usai keputusannya yang benar disalahartikan oleh suporter Persela Lamongan.

Persela Lamongan bermain imbang 2-2 dengan Borneo FC beberapa waktu lalu. Tim tamu mendapat hadiah pinalti di penghujung laga ketika Persela unggul 2-1.

Kiper Persela, Dwi Kuswanto melakukan pelanggaran dengan menanduk Wahyudi Hamisi dalam keadaan bola masih play on. Mengacu kepada IFAB Law of The Game FIFA, pelanggaran tersebut layak diganjar kartu merah dan diberi hukuman tendangan bebas.

“Buat apa juga mendengar penjelasan dia (Wawan)? Semua sudah jelas. Saya lihat sendiri saat itu,” ujar Wakil Ketua Komite Wasit Juni Rachman, dikutip dari laman Jawa Pos.

“Karena di dalam kotak penalti, jadi ya penalti,” lanjut Juni.

Namun yang menjadi sorotan atas keputusan Wawan dalam laga itu adalah, pemberian kartu merah yang lebih dulu diberikan pada Wahyudi Hamisi dan membuat pemain Persela merasa kesalahan dibuat oleh pemain Borneo FC bukan sang kiper. Selain itu sang wasit juga melakukan diskusi terlebih dulu dengan pelatih kedua tim.

“Itu yang membuat pemain Persela di atas angin dan merasa penalti itu tidak layak,” kata Juni.

“Sebab, tidak ada tindakan fisik yang dilakukan pemain Borneo FC. Kalaupun hanya ucapan, cukup kartu kuning. Kalau sudah dua kali kartu kuning, baru kartu merah,” lanjutnya.

“Tugas kami di komite wasit adalah memberikan hukuman dan melakukan edukasi jika ada kesalahan wasit. Untuk seperti itu, saya tidak mau berbicara banyak,” jelasnya.

Usai laga suporter Persela masuk ke lapangan untuk menyerang wasit, pihak klub pun dibayangi oleh hukuman dari komdis PSSI.