Masa Depan di Belgia Tak Menentu, Firza Andika Keluarkan Surat Terbuka

Masa depan pesepakbola muda Indonesia, Firza Andika, saat ini seperti tak menentu. Selain diinfokan telah terdepak dari klub Belgia, AFC Tubize, saat ini Firza juga belum bermain dengan klub manapun, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Diketahui, AFC Tubize tidak menyertakan nama mantan pemain Timnas U-19 itu dalam skuat mereka karena permasalahan sponsor dengan NorthCliff. Di mana perusahaan tersebut merupakan pemilik dari Firza Andika.

Bahkan gaji Firza selama 6 bulan yang belum dibayar oleh AFC Tubize karena tersendatnya kucuran dana sponsor dari NorthCliff.

Atas tidak menentunya nasib dan masa depan sang pemain, Firza menyatakan mundur dari manajamen NorthCliff. Pengunduran dirinya tersebut dituangkan dalam surat terbuka yang ditujukan langsung kepada sang bos besar NorthCliff, Erry Sulistio.

“Saya, Firza Andika, Putra Sunardi, dengan surat ini, ingin mengakhiri hubungan profesional saya dengan PT NorthCliff Indonesia dan juga anak perusahaannya, NorthCliff Sport,” bunyi surat terbuka tersebut saat diterima INDOSPORT, Kamis (01/08/19) malam.

Dalam surat terbuka itu, alasan mundurnya Firza dari manajamen NorthCliff karena tak ada niat baik dari pihak NorthCliff untuk menggaji sang pemain.

“Tetapi karena tidak ada pelaksanaan beberapa persyaratan, terutama karena tidak dibayar gaji enam bulan, saya ingin menggunakan hak saya untuk mengakhiri kontrak (kerja sama) ini,” lanjutnya.

Di akhir surat yang ditandatangani langsung oleh Firza dan ayahnya, Sunardi, pada Selasa (30/07/19) kemarin, jika tidak ada respons dari pihak NorthCliff hingga 1 Agustus 2019, maka dinyatakan telah menyetujui surut pengunduran tersebut.

“Namun, saya meminta gaji pokok 6 bulan yang jatuh tempo kepada saya, diselesaikan sesegera mungkin,” harap Firza dalam surat terbuka tersebut.

Sebagai informasi, diketahui kontrak kerja sama eks PSMS Medan itu dengan NorthCliff selama tiga tahun, terhitung sejak tahun lalu. Sedangkan kontrak Firza dengan AFC Tubize diketahui selama dua tahun sejak awal 2019 ini.