Egy Maulana Vikri Dianggap Terlalu Lemah Untuk Liga di Eropa

Penampilan Egy Maulana Vikri mendapatkan kritik dari mantan pelatih Lechia Gdansk, Boguslaw Kaczmarek. Egy dianggap tidak memiliki kemampuan fisik yang mumpuni untuk bisa bersaing dengan para pemain di Eropa.

Egy sempat tampil sebagai starter saat Lechia Gdansk menghadapi Wisla Krakow, Minggu (28/7). Pada laga tersebut Egy hanya dimainkan selama 45 menit sebelum diganti.

Egy bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami benturan di bagian kepala saat berusaha melewati bek Wisla Krakow, Maciej Sadlok. Penampilan Egy pada laga tersebut memang kurang efektif dan seringkali kesulitan saat berduel satu lawan satu.

Kritik pedas dilontarkan oleh Boguslaw Kaczmarek yang sempat menjadi pelatih Lechia Gdansk pada 2012 hingga 2013. Egy dan liga di Indonesia dianggap memiliki fisik yang kurang mumpuni untuk bisa bersaing level Eropa.

“Saya melakukan kontak rutin dengan rekan-rekan pelatih saya dari Belanda. Mereka telah lama menonton para pemain dari Indonesia dan evaluasi mereka jelas, liga itu lemah, dan persiapan fisik para pesepakbola ke tingkat Eropa rata-rata tidak mencukupi. Ini juga halnya dengan Vikri (Egy),” ujar mantan pelatih Lechia Gdansk, Boguslaw Kaczmarek dikutip dari przegladsportowy.pl.

“Memainkannya di Liga Utama merupakan penilaian yang berlebihan. Kesempatan pertama sudah dihancurkan oleh Egy,” kata Boguslaw.

Meski mendapatkan kritik, namun Egy tetap menjadi bagian dari skuat Lechia Gdansk untuk tampil di kualifikasi Liga Europa.