Jika Juara, Persija Jakarta Enggan Rayakan Di Makassar

Persija Jakarta melalui Ferry Paulus menyatakan, bahwa mereka mungkin tidak akan merayakan juara Piala Indonesia 2018 di Makassar, jika memang mampu mendapat hasil bagus pada leg kedua final.

Sebagaimana diketahui, final leg kedua yang dilaksanakan di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging harus mengalami perubahan jadwal karena faktor keamanan, dan kenyamanan, sesuai pernyataan PSSI.

Final yang awalnya digelar pada 28 Juli itu dipindah ke 6 Agustus, di tempat yang sama, dengan PSM Makassar sebagai tuan rumah. Persija sendiri sudah memenangkan leg pertama di Jakarta, dengan skor 1-0.

“Kalau kami juara, sepertinya kami tidak mau merayakan di Makassar, lebih baik di Jakarta,” ungkap Ferry, sebagai CEO Persija, kepada awak media, Selasa (30/6).

Persija sempat mendapat lemparan batu pada bus yang mereka tumpangi, selepas melaksanakan latihan resmi, 26 Juli. Dari situ, Persija pun melihat beberapa faktor yang mendukung bahwa panitia pelaksana kurang siap.

Untuk 6 Agustus nanti, Persija sudah memohon kepada PSM supaya memberikan pengamanan ekstra. Ferry sangat berharap, final leg kedua bisa terlaksana dengan aman, untuk Persija sebagai tim tamu.

“Kami mengimbau untuk apa yang jadi keinginan kami di Mattoanging supaya semua tatanan diperhatikan dengan baik, tidak ada yang lain lebih dari standar, tetapi khusus pengamanan karena kejadian kemarin, ada busur panah dan sebagainya, itu semua harus diantisipasi supaya final ini jadi tontonan yang menarik untuk semua masyarakat Makassar dan Indonesia.”