Ini Rekomendasi PSSI untuk Panpel PSM

PSSI mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada panpel PSM Makassar untuk leg kedua final Piala Indonesia. PSSI ingin agar pertandingan berjalan aman dan lancar.

Pertandingan PSM melawan Persija Jakarta seharusnya digelar di Stadion Andi Mattalatta, 28 Juli 2019. Namun PSSI memutuskan menundanya karena alasan keamanan. Laga digeser menjadi 6 Agustus di stadion yang sama.

Dikutip dari laman PSSI, disebutkan rekomendasi tersebut sesuai standar pelaksanaan pertandingan yang diadopsi dari FIFA Stadium Safety and Security Regulation. Ada sejumlah aturan yang wajib diterapkan panpel untuk laga tersebut.

Yang pertama, tidak ada kegiatan yang mengundang massa di stadion saat latihan resmi tim dilaksanakan (H-1). Panpel wajib menyediakan pengawalan kepada Persija dan PSM di semua lokasi.

Lalu yang kedua, area stadion harus steril mulai dari latihan hingga laga selesai dilangsungkan. PSSI juga meminta kanalisasi, barikade pintu masuk penonton VIP/VVIP karena beririsan dengan area kedatangan tim.

PSSI tidak merekomendasikan pembangunan atau pembuatan tribune tambahan yang tidak menyatu dengan struktur bangunan stadion.

Para penonton juga tak boleh membawa tongkat dan spanduk ke dalam stadion. Panpel juga harus menjamin tidak ada penonton yang diperkenankan memasuki lapangan sejak, sebelum, dan sesudah pertandingan.

“PSSI yakin bahwa Panpel PSM Makassar selaku penanggung jawab utama pertandingan akan memenuhi kewajiban untuk melaksanakan rangkaian pertandingan dari H-2 hingga H+1 dengan aman dan nyaman,” kata Sekjen PSSI Ratu Tisha.

“PSSI juga mengapresiasi kerja sama pihak kepolisian dan unsur keamanan lainnya dalam menyukseskan pelaksanaan pertandingan,” dia menambahkan.