Panpel PSM Makassar Jamin Tiket Laga Final Piala Indonesia Kembali

Panpel PSM Makassar menjamin tiket yang dibeli suporter untuk pertandingan final leg kedua Piala Indonesia 2018 kontra Persija yang ditunda akan dikembalikan.

Tiket tersebut hangus karena penundaan pertandingan final leg kedua Piala Indonesia yang seharusnya digelar di Stadion Mattoangin, Makassar, pada Minggu (28/7/2019).

Pertandingan tersebut akhirnya dijadwalkan kembali di tempat yang sama pada Selasa (6/8/2019).

Terkait penonton yang telah membeli tiket, panpel PSM menjamin bahwa tiket akan dikembalikan seluruhnya.

Namun, tiket yang dibeli suporter melalui jasa calo tidak mendapatkan jaminan.

Ketua panitia pelaksana PSM Makassar, Ali Gauli, mengatakan, pembelian tiket pertandingan final Piala Indonesia secara online dilakukan melalui kiostix.com.

Karena melalui mekanisme online, maka seluruh database pembeli sudah ter-input di manajemen PSM.

“Jadi nanti pembeli yang datang, datanya ada sama kami, akan kami kembalikan tiketnya melalui email masing-masing. Jadi, tiket kembali tiket,” ujar Ali Gauli di Mattoangin, Senin (29/7/2019) dikutip BolaSport.com dari TribunTimur.com.

Untuk pembeli yang menggunakan jasa calo, prosesnya berbeda.

Pembeli harus berurusan dengan calo tempat mereka membeli tiket.

Sebab, kata Ulli, sapaan Ali Gauli, seluruh database pembeli, termasuk calo akan dikirimkan tiket partai tunda.

“Jadi pembeli yang membeli di calo, silakan berurusan dengan calonya,” ujar Ulli.

“Kan mereka beli di calo. Database punya calo, jadi mereka harus ke calo,” tuturnya.

Dia menambahkan, untuk suporter yang membeli tiket melalui calo bukan tanggung jawab dari manajemen atau panpel PSM.

Hal ini disebabkan pembeli telah bersepakat untuk membeli tiket dengan harga yang dikeluarkan oleh calo.

“Yang bahaya kalau calo tidak mengakui transaksi pembeli dengan calo. Kan itu bukan konteks kami, ini juga sudah standar SOP,” kata Ulli menjelaskan.

Rencananya, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pengiriman tiket yang baru melalui email masing-masing pembeli.

Munafri Arifuddin, CEO PT PSM, menambahkan bahwa peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh suporter Tanah Air.

Hal ini terutama bagi calo yang memasang harga jauh dari yang ditetapkan oleh manajemen PSM.

“Kalau sudah begini kan repot,” kata Appi, panggilan Munafri Arifuddin.

“Tapi saya harap kejadian ini tidak terulang. Penonton juga yang mau beli tiket harus lebih melihat situasinya seperti apa,” ujarnya melanjutkan.