Dedik Setiawan Urung Ikut Wisuda S1 Gara-gara Cedera

Striker Arema, Dedik Setiawan, bisa dibilang sedang sial. Hal itu tak lain karena cedera lutut yang dialaminya saat pertandingan melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (26/7/2019).

Imbasnya bukan hanya ia terancam absen di pertandingan selanjutnya melawan Persib Bandung (30/7/2019), tetapi juga sampai ke rencana di luar sepak bola, seperti acara wisuda gelar sarjana yang sudah diraihnya dari tempatnya menimba ilmu selama ini, IKIP Budi Utomo, Malang.

Dedik Setiawan semestinya menjalani wisuda pada Sabtu (27/7/2019). Pengumuman Dedik akan diwisuda juga sudah disebar kepada awak media. Namun, di luar rencana, cedera lutut membuat dia tidak bisa hadir dalam satu di antara momen penting dalam kehidupannya.

“Saya ada jadwal terapi cedera. Jadi, tidak bisa hadir dalam wisuda,” ungkap Dedik.

Padahal, Dedik selama ini sudah berjuang membagi waktunya antara bermain bola dengan aktivitas kuliah.

Pemain berusia 25 tahun ini tercatat sebagai mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di kampus IKIP Budi Utomo sejak tahun 2014.

Dedik Setiawan ketika itu masih memperkuat tim kasta kedua, Persekam Metro FC. Kebetulan, pelatihnya waktu itu, Siswantoro, adalah dosen di kampus itu.

Dedik menyelesaikan kuliahnya selama lima tahun. Untuk ukuran pemain bola, itu sudah cukup cepat. Dia hanya cuti kuliah pada 2017 karena fokus dalam karier sepak bola demi kesempatan bermain membela Arema.

Setelah jadi pemain inti sejak musim 2018, dia ngebut, menuntaskan kuliahnya.

Setelah memiliki gelar S1, Dedik masih belum berpikir menggunakannya dalam waktu dekat karena dia ingin fokus sebagai pesepak bola profesional. Tetapi, saat pensiun nanti, dia bisa jadi guru atau dosen.

“Sekarang masih belum berpikir ijazahnya untuk apa. Pastinya untuk ke depan ada gunanya. Kebetulan jurusan yang saya ambil juga tidak beda jauh dengan profesi sebagai pemain bola,” sambungnya.

Di Arema cukup banyak pemain yang juga menempuh studi ketika masih aktif bermain. Beberapa waktu lalu, dua pemain muda, M. Rafli dan Hanif Sjahbandi, mendaftar kuliah di kampus yang sama dengan Dedik.

Selain itu, dua eks pemain Timnas Indonesia yang pernah memperkuat Arema, Arif Suyono dan Ahmad Bustomi, juga alumni kampus yang ada di Kota Malang tersebut.