Arema Terancam Kehilangan 2 Pemain Kunci Melawan Persib

Arema harus membayar mahal kemenangan 3-2 atas Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, dalam laga pekan ke-11 Shopee Liga 1 2019, Jumat (26/7/2019). Ada dua pemain penting yang mendapatkan cedera di laga itu, yakni striker Dedik Setiawan dan bek kiri Ahmad Alfarizi.

Dua pemain itu ditarik keluar karena tak sanggup melanjutkan pertandingan. Padahal, keduanya sangat jarang diganti selama ini.

Dedik dua kali tumbang di lapangan sambil memegangi lutut kanannya setelah mencetak gol pertama Arema. Pemain 24 berusia tahun ini tak bisa bisa bangun lagi di menit ke-37. Dia digantikan Ricky Kayame. Cederanya terlihat serius karena harus digendong oleh tim medis ketika memasuki ruang ganti.

Sementara Alfarizi, di menit awal mengalami cedera di bagian hidung akibat duel dengan pemain belakang Bhayangkara. Setelah mendapatkan perawatan, dia masih bisa melanjutkan pertandingan dengan kapas menempel di hidung. Ketika pergantian babak, dia digantikan Hanif Sjahbandi.

“Dedik ada masalah di bagian betis. Sedangkan Alfarizi cedera lamanya kambuh. Akan kami lihat lagi beberapa hari ke depan kondisi mereka seperti apa,” kata Nanang Tri Wahyudi, dokter tim Arema.

Mendengar kabar dari tim medis, pelatih Arema, Milomir Seslija, harus memutar otak karena Dedik dan Alfarizi terancam absen di laga terdekat, melawan Persib Bandung (30/7/2019).

Padahal, pertandingan itu sangat penting. Bukan sekedar laga biasa, melainkan juga menyangkut gengsi Arema dan Persib yang selama ini jadi rival.

“Kami harus membayar mahal kemenangan atas Bhayangkara. Dedik dan Alfarizi bisa absen melawan Persib. Ini di luar rencana kami. Khususnya di bek sayap. Sudah ada Alfin Tuasalamony dan Ricky Ohorella yang cedera, sekarang ditambah Alfarizi,” keluh Milo.

Sekalipun kedua pemain itu dipercepat proses pemulihannya, jarak pertandingan melawan Persib sangat mepet, yakni empat hari lagi. Praktis, hanya ada waktu tiga hari untuk menunggu perkembangan cedera Dedik dan Alfarizi.

“Tapi, kami harus mengantisipasinya dengan pemain lain. Agil Munawar yang dua pertandingan jadi pemain inti, sudah bermain bagus. Ada kemungkinan juga kami menurunkan bek sayap baru lawan Persib,” lanjut pelatih 54 tahun asal Bosnia itu.

Sekarang Arema hanya menyisakan Agil sebagai bek sayap yang fit. Bisa jadi Hendro Siswanto maupun Hanif Sjahbandi akan disulap jadi bek sayap tambahan.

Dua pemain yang aslinya berposisi gelandang bertahan itu sudah dicoba sebagai bek kanan saat melawan Bhayangkara FC. Meski masih beradaptasi, posisi itu sudah pernah dijalani keduanya pada musim lalu.