Tiga Berturut-turut Disanksi Komdis, Bali United Jadi Tim Paling Banyak Dihukum

Dalam rilis PSSI terkait hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sesi terbaru (23/7/2019), ada empat tim (klub/panpel/individu) Liga 1 yang terkena sanksi. Keempat klub tersebut adalah Bali United, Persebaya, PSM, dan Tira Persikabo.

Bagi Bali United, catatan ini tentu mencoreng perjalanan mereka. Pasalnya, mereka selalu dihukum dalam tiga persidangan terakhir Komdis.

Terbaru, di sidang 23 Juli 2019, pemain mereka, William Pacecho dihukum larangan bermain karena tindakan tidak sportif.

Pada sidang 21 Juli 2019, asisten Pelatih Bali United FC, Sdr. Andrew Keith Petterson, yang terhukum. Larangan masuk stadion sebanyak empat pertandingan dan denda Rp10 juta harus diterimanya karena mengancungkan jari tengah kepada wasit.

Sebelumnya, pada sidang 5 Juli, Bali United didenda Rp200 juta karena suporternya menyalakan flare lebih dari lima titik dan asisten pelatih Bali United, Yogi Nugraha mendapat teguran keras. Ia dianggap melakukan protes berlebihan.

Catatan ini menambah panjang catatan minor tim besutan Stefano Cugurra itu di mata Komdis. Sebelumnya, Bali Untied sudah pernah disanksi karena kasus pelemparan botol di laga vs Persebaya pada sidang 26 Mei 2019. Kala itu, mereka disanksi Rp30 juta.

Alhasil, dengan rentetan sanksi tersebut, saat ini Bali United menjadi tim paling banyak yang disanksi oleh Komdis, yaitu ada lima kasus.

Berikut daftar sanksi Bali United (kliub/individu) di Liga 1 2019:

Sidang 26 Mei 2019
– Bali United FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Bali United vs Persebaya Surabaya
– Tanggal kejadian: 16 Mei 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
– Hukuman: Denda : Rp.30.000.000
Sidang 5 Juli 2019
– Asisten Pelatih Bali United FC, Sdr. Yogi Nugraha
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Kalteng Putra vs Bali United FC
– Tanggal kejadian: 26 Juni 2019
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap asisten wasit
– Hukuman : Teguran keras
Sidang 5 Juli 2019
– Bali United FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Kalteng Putra vs Bali United FC
– Tanggal kejadian: 26 Juni 2019
– Jenis pelanggaran: Menyalakan flare lebih dari 5 titik
– Hukuman : Denda Rp. 200.000.000
Sidang 21 Juli 2019
– Asisten Pelatih Bali United FC, Sdr. Andrew Keith Petterson
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Persela Lamongan vs Bali United
– Tanggal kejadian: 18 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Mengancungkan jari tengah kepada wasit
– Hukuman: Larangan masuk stadion sebanyak 4 (empat) pertandingan dan denda Rp.
10.000.000,-
Sidang 23 Juli 2019
– Pemain Bali United, Willian Silva Costa Pacheco
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PS Barito Putera vs Bali United
– Tanggal kejadian: 14 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Melakukan tindakan tidak sportif
– Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan sebagai tambahan sanksi dari
Komite Disiplin PSSI